Jateng

Bukan Lipat! Huawei Siap Luncurkan Ponsel Layar Lebar 'Kuasai Pasar' September 2026

Theo Adi Pratama | 15 Agustus 2026, 03:00 WIB
Bukan Lipat! Huawei Siap Luncurkan Ponsel Layar Lebar 'Kuasai Pasar' September 2026

JATENG.AKURAT.CO, Huawei dikabarkan akan menghadirkan sebuah terobosan baru di pasar smartphone pada September 2026. Bukan ponsel lipat, melainkan sebuah perangkat "wide non-foldable" atau yang di China disebut kuò zhí bǎn——ponsel layar lebar yang tidak bisa dilipat. Perangkat ini diprediksi akan menjadi pionir dalam sebuah kategori baru yang kelak bakal diikuti oleh raksasa teknologi lain seperti OPPO, Xiaomi, hingga Honor.

Bocoran dari sejumlah tipster terkemuka di Weibo, mengungkap bahwa ponsel ini sudah "matang" dan siap dipamerkan. Kehadirannya akan melengkapi jajaran produk flagship Huawei yang juga akan meluncurkan Mate XT 2 (tiga lipatan) dan Mate 90 series pada bulan yang sama.

'Pura X Tanpa Lipatan': Mengusung DNA Layar Lebar

Secara konsep, ponsel baru ini bisa dianggap sebagai versi "flat" atau non-foldable dari Pura X. Pura X sendiri adalah ponsel lipat horizontal (clamshell) dengan layar lebar 16:10 yang sukses di pasaran. Kini, Huawei menghadirkan pengalaman layar lebar yang sama, namun tanpa mekanisme lipat yang rumit dan mahal.

Perangkat ini dipastikan akan masuk dalam jajaran seri Pura X, bukan seri Nova atau Mate. Dengan menghilangkan engsel (hinge) dan layar fleksibel, harga jualnya diprediksi akan jauh lebih terjangkau dibandingkan Pura X yang dibanderol mulai 7.499 yuan (Rp16,5 jutaan). Estimasi harga berkisar antara 5.000 hingga 7.000 yuan atau sekitar Rp11 - 15,5 juta.

Spesifikasi: Layar 16:10, Baterai Jumbo & Chip Kirin

Berdasarkan berbagai bocoran yang saling menguatkan, spesifikasi perangkat ini cukup menjanjikan:

  • Layar: 6,39 inci OLED dengan rasio aspek 16:10 dan resolusi 1,5K.

  • Chipset: Kirin 9-series (diduga Kirin 9030).

  • Baterai: Kapasitas 7000mAh dengan pengisian cepat.

  • Kamera: 50MP triple camera dengan teknologi periskop.

  • Sistem Operasi: HarmonyOS.

Rasio 16:10 adalah kunci dari perangkat ini. Berbeda dengan ponsel modern yang umumnya ramping (20:9), layar 16:10 menawarkan bidang pandang yang lebih lebar dan horizontal. Keunggulannya adalah pengalaman menonton video tanpa black bar yang besar, membaca dokumen atau spreadsheet dengan lebih nyaman, serta pengalaman gaming yang lebih imersif.

Risiko: Apakah Masih 'Pocketable'?

Tentu ada konsekuensi dari desain yang lebih lebar. Perangkat ini akan memiliki lebar fisik yang lebih besar, yang mungkin membuatnya sulit dimasukkan ke dalam saku celana dibandingkan ponsel ramping pada umumnya. Namun, seperti halnya tablet atau phablet di masa lalu, Huawei tampaknya berani mengambil risiko ini demi pengalaman visual yang superior.

Persaingan & Dampak Industri

Kesuksesan Pura X——yang dikabarkan telah menembus 200.000 unit penjualan——menjadi bukti bahwa pasar merespons positif konsep layar lebar. Huawei pun mengambil langkah berani dengan "menurunkan" teknologi tersebut ke pasar yang lebih luas.

Langkah ini langsung memicu reaksi dari kompetitor. OPPO dikabarkan telah memulai proyek ponsel wide non-foldable pertama berbasis Android dan menargetkan rilis pada paruh pertama 2027. Xiaomi dan Honor pun disebut tengah mengevaluasi form factor serupa.

Dengan jajaran produk yang sangat padat di bulan September 2026——termasuk Mate XT2, Mate 90 series, dan ponsel wide non-foldable ini——Huawei tampaknya sedang menyiapkan "serangan besar-besaran" ke pasar flagship global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.