Telepon Rumah Kembali Populer? Pinwheel Home Hadir dengan WiFi, Aman untuk Anak Tanpa Media Sosial

JATENG.AKURAT.CO, Ketika smartphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, sebuah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat justru menghadirkan solusi komunikasi yang lebih sederhana.
Pinwheel resmi memperkenalkan Pinwheel Home, telepon rumah modern berbasis WiFi yang dirancang khusus untuk anak-anak.
Perangkat ini mengusung konsep telepon rumah klasik yang pernah populer di berbagai rumah tangga.
Namun berbeda dari telepon konvensional yang mengandalkan jaringan kabel, Pinwheel Home memanfaatkan koneksi WiFi untuk melakukan panggilan suara sehingga lebih praktis digunakan di era digital.
Dirancang Khusus untuk Anak-anak
Pinwheel Home menyasar anak berusia sekitar 5 hingga 10 tahun yang membutuhkan sarana komunikasi dengan keluarga tanpa harus memiliki smartphone pribadi.
Dengan perangkat ini, anak dapat menelepon orang tua, saudara, atau teman yang telah disetujui tanpa terganggu oleh media sosial, game, maupun aplikasi hiburan lainnya.
Fokus utama perangkat ini memang hanya pada fungsi komunikasi suara. Karena itu, pengguna tidak akan menemukan fitur-fitur yang biasa ada di smartphone modern, seperti akses internet bebas, aplikasi pihak ketiga, atau platform media sosial.
Salah satu nilai jual utama Pinwheel Home adalah fitur kontrol orang tua yang cukup lengkap.
Melalui pengaturan yang tersedia, orang tua dapat menentukan daftar kontak yang boleh dihubungi oleh anak.
Selain itu, sistemnya juga memungkinkan pemblokiran nomor tidak dikenal, panggilan spam, hingga robocall yang kerap mengganggu.
Orang tua bahkan dapat mengatur jadwal penggunaan serta membatasi durasi panggilan sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini dinilai mampu memberikan keseimbangan antara kebutuhan komunikasi anak dan keamanan digital yang semakin menjadi perhatian banyak keluarga.
Meski menggunakan teknologi modern, Pinwheel tidak meninggalkan sejumlah fitur yang identik dengan telepon rumah generasi lama.
Pengguna masih dapat menikmati fitur speed dial untuk menghubungi kontak favorit dengan cepat, serta voicemail untuk menerima pesan suara ketika panggilan tidak terjawab.
Kehadiran fitur-fitur tersebut membuat pengalaman penggunaan terasa familiar bagi orang tua sekaligus mudah dipelajari oleh anak-anak.
Pinwheel juga mengungkapkan rencana pengembangan lebih lanjut untuk perangkat ini.
Pada pembaruan mendatang, Pinwheel Home akan mendukung fitur three-way calling yang memungkinkan percakapan melibatkan lebih dari dua orang.
Tak hanya itu, telepon rumah berbasis WiFi ini juga akan terintegrasi dengan smartwatch dan smartphone buatan Pinwheel.
Dengan integrasi tersebut, anak dapat menggunakan satu nomor telepon yang sama di beberapa perangkat tanpa harus meningkatkan waktu menatap layar di rumah.
Pinwheel Home dipasarkan dengan harga mulai USD 68 atau setara sekitar Rp1,3 jutaan.
Dengan konsep yang mengutamakan keamanan dan minim distraksi, perangkat ini hadir sebagai alternatif menarik bagi orang tua yang ingin memberikan akses komunikasi kepada anak tanpa harus langsung membelikan smartphone.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak media sosial dan penggunaan gadget berlebihan pada anak, kehadiran telepon rumah modern seperti Pinwheel Home menunjukkan bahwa perangkat sederhana masih memiliki tempat di era digital saat ini.
Apakah perangkat seperti ini bisa menjadi solusi ideal untuk komunikasi anak di rumah? Waktu yang akan menjawabnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








