Mengulik Sejarah Gedung Bersejarah di Purworejo : Dari Hollandse Kweekschool hingga SMA Negeri 7 Purworejo

AKURAT.CO, Mengulik Sejarah Gedung Bersejarah di Purworejo : Dari Hollandse Kweekschool hingga SMA Negeri 7 Purworejo
Melewati Jalan Jenderal Sudirman Purw orejo , di sisi kanan terhampar kompleks bangunan tua yang masih menawan dengan keanggunannya. Gedung-gedung tersebut menyimpan kisah panjang masa lalu yang menceritakan perjalanan pendidikan di tanah air.
Salah satu gedung yang mencuri perhatian adalah bekas Hollandse Kweekschool (HKS) yang kini dijadikan markas SMA Negeri 7 Purworejo.
Baca Juga: Semifinal Liga 2: Malut United Siapkan Tiket Gratis untuk Warga Maluku
Gedung megah ini, berdiri tegak sejak tahun 1914, membawa sejarah panjang yang menghantarkan pendidikan di wilayah Purworejo melalui berbagai perubahan zaman dan pemerintahan.
Sejarah yang Terukir dalam Batu
Gedung Hollandse Kweekschool (HKS) ini bukan sekadar bangunan, melainkan penanda sejarah perjalanan pendidikan di Indonesia.
Pada masa Hindia Belanda, HKS didirikan sebagai bagian dari sistem pendidikan formal untuk melatih calon guru.
Bahasa Belanda menjadi bahasa utama dalam proses pendidikan di sini.
Tidak hanya sebagai sekolah biasa, HKS di Purworejo memiliki posisi strategis sebagai kelanjutan dari Kweekschool di Bandung.
Perubahan Mengikuti Arus Waktu
Seiring berjalannya waktu, perubahan tak bisa dihindari.
Pada tahun 1930, HKS di Purworejo bergabung dengan Hollandsche Indische Kweekschool (H.I.K) di Bandung.
Gedung megah HKS kemudian bermetamorfosis menjadi Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada masa itu.
Perubahan terus bergulir, dan setelah kemerdekaan Indonesia, gedung yang kokoh ini menemukan perannya sebagai lembaga pendidikan guru atau yang dikenal dengan nama Sekolah Pendidikan Guru (PGS).
Transformasi Menjadi SMA Negeri 7 Purworejo
Tak henti sampai di situ, tahun 1991 menjadi momen penting dalam sejarah gedung ini. Pemerintah memutuskan untuk menjadikan gedung bekas HKS sebagai markas baru untuk SMA Negeri 7 Purworejo.
Sejak saat itu, ruang-ruang yang dulu dipenuhi dengan riuh rendah anak-anak muda yang belajar menjadi guru, kini berubah menjadi tempat di mana generasi muda Purworejo mengejar cita-cita mereka melalui pendidikan tinggi.
Menjaga Warisan Sejarah
Gedung bekas HKS ini bukan hanya sekadar bangunan tua nan megah yang dipenuhi dengan kenangan masa lalu.
Lebih dari itu, gedung ini adalah bagian dari warisan budaya yang harus dilestarikan. Kekokohan bangunannya menjadi saksi bisu dari perjalanan panjang pendidikan di Purworejo, dari masa kolonial Belanda hingga masa kini yang penuh dengan semangat kebangsaan dan cita-cita.
Berbagai lembaga pendidikan telah menjadikan gedung ini sebagai tempat bersejarah bagi proses pembelajaran.
Mulai dari Pendidikan Guru HKS hingga pendidikan umum MULO, serta berbagai perubahan dan transformasi yang terjadi di era kemerdekaan, semuanya meninggalkan jejak dalam bangunan ini.
Bahkan, nama-nama kepala sekolah yang pernah memimpin lembaga pendidikan di gedung ini terpatri dalam sejarah, menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan pendidikan di Purworejo.
Sebagai SMA Negeri 7 Purworejo, gedung ini kini menjadi rumah bagi ribuan siswa yang berjuang mengejar mimpi mereka.
Ruang-ruang kelas yang dulu dipenuhi dengan aroma buku dan pena, kini diisi dengan canda tawa dan semangat belajar yang tak kenal lelah.
Gedung ini bukan hanya menyimpan sejarah, melainkan juga menjadi bagian dari perjalanan masa depan generasi muda Purworejo.
Dalam usia yang sudah ratusan tahun, gedung bekas HKS ini tetap menunjukkan keanggunannya.
Dengan arsitektur klasik yang masih kokoh berdiri, gedung ini menjadi simbol keabadian bagi pendidikan di Purworejo.
Langkah kaki yang melintasi lorong-lorongnya seakan membawa kita dalam perjalanan melintasi masa lalu, memahami betapa berharganya pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa.
Mengakhiri Jejak Sejarah
Melalui perjalanan yang panjang dan berliku, gedung bekas Hollandse Kweekschool (HKS) di Jalan Jenderal Sudirman, Purworejo, telah menjadi saksi bisu dari perjalanan pendidikan di Indonesia.
Dari masa kolonial Belanda hingga kemerdekaan, dan dari perubahan zaman hingga saat ini, gedung ini terus menorehkan jejak dalam sejarah pendidikan di tanah air.
Sebagai SMA Negeri 7 Purworejo, gedung ini terus menginspirasi generasi muda untuk mengejar impian mereka dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




