Jateng

Berikut Daftar 5 Permen Jadul yang Terkenal di Era 1990an Hingga 2000an

Theo Adi Pratama | 6 Oktober 2023, 10:46 WIB
Berikut Daftar 5 Permen Jadul yang Terkenal di Era 1990an Hingga 2000an

AKURAT.CO, Berbeda dengan zaman sekarang, generasi 90an ditemani oleh banyak sekali hal.

Di samping kartun hari minggu dan sinetron legendaris, masa kecil generasi 90an ditemani juga oleh permen jadul.

Permen jadul ini tidak hanya sekadar berumur tua saja.

Beberapa di antaranya dianggap sebagai permen jadul legendaris karena saking memorable dan benar-benar menjadi teman masa kecil generasi 90an.

Kesan yang membekas ini yang jarang didapat dari permen-permen zaman sekarang.

Salah satu yang paling sulit dilupakan adalah sulitnya menemukan huruf N pada hadiah permen karet Yosan.

Berikut beberapa permen jadul legendaris yang mungkin bisa membangkitkan memori kenanganmu:

Baca Juga: Berikut 7 Tips Untuk Memastikan Mesin Motor Masih Bisa Berjalan dengan Baik

Permen Karet Yosan

Para Generasi 90-an mungkin tidak ingat dengan merek permen ini, tetapi jika melihat bungkusnya, apakah kalian ingat pernah mengumpulkan bungkus permen ini dengan inisial huruf tertentu untuk kemudian kalian rangkai menjadi kata Y-O-S-A-N?
 
Jika iya, maka mungkin kalian termasuk Generasi 90-an yang sampai sekarang tidak dapat menemukan huruf N di dalam bungkus permen tersebut.
 
 
Super Zuper

Permen jadul yang temani masa kecilmu adalah Super Zuper.
 
Pada zaman 90an, kebanyakan anak berekspektasi bahwa rasa permen haruslah manis dan enak untuk diemut dalam jangka waktu lama.

Namun, semua berubah ketika Super Zuper datang.
 
Pasalnya, merek satu ini mampu mendobrak pasar permen dengan rasanya yang terbilang unik dan masih jarang ditemukan pada masa-masa tersebut.
 
Saat diemut, kamu akan merasakan permen asam. Tak heran banyak orang yang langsung terkejut akan rasa yang dihasilkan.
 
Beberapa orang justru merasa ketagihan saat mengemut permen ini.

Sensasi asam yang meledak-ledak ini yang menjadi teman generasi 90an saat itu.
 
 
Jagoan Neon

Pada masanya, Jagoan Neon adalah permen jadul yang paling menghebohkan.
 
Bagaimana tidak, permen keluaran United Family Food ini bisa membuat lidah orang yang memakannya berubah warna.

Jagoan Neon sendiri terdiri dari empat varian warna, yakni hijau, merah, biru, dan ungu.
 
Keempat warna tersebut tentunya mempunyai perbedaan rasa antara satu dengan permen lainnya.
 
Sayangnya, permen jadul ini kalah pamor dengan permen lainnya sekarang ini.
 
Padahal, popularitas Jagoan Neon sudah tidak perlu diragukan saat periode tahun 1990an hingga 2010an awal.
 
 
Davos

Satu lagi permen jadul yang masih eksis hingga saat ini, yakni Davos.
 
Bagi pencinta permen, kamu pastinya sudah tidak asing dengan permen yang memiliki warna putih bersih dan berbentuk tablet ini.

Dengan rasa peppermint, permen ini tidak hanya terasa manis tetapi juga menyegarkan.
 
Tak heran jika permen ini kerap jadi alternatif permen yang dimakan sebagai penyegar mulut untuk mengatasi bau tak sedap.
 
Bagi kamu yang ingin mencoba, ada beberapa saran dari Bob yang mungkin bisa kamu dengarkan.
 
Saran ini berkaitan dengan konsumsi permen Davos yang jangan terlalu banyak dalam waktu singkat.
 
 
Hot Hot Pop

Permen Hot Hot Pop adalah permen jadul yang masih menjadi favorit banyak orang hingga saat ini.
 
Sayangnya, permen berwarna merah ini mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu.

Hal yang paling kentara adalah ukuran dari permennya.
 
Jika dulu bentuknya masih relatif besar, inflasi yang terjadi membuat Bronson memutuskan untuk mengecilkan ukuran dari permen Hot Hot Pop.
 
Permen satu ini dikenal dengan sebutan permen kaki.
 
Alasan dari sebutan tersebut sangatlah sederhana.
 
Alasannya adalah tentu saja karena bentuk permen ini yang mirip telapak kaki manusia.
 
Itu dia lima permen jadul legendaris yang sempat berjaya di era 1990an hingga 2000an dan pastinya bisa membangkitkan kembali kenanganmu.***
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.