Jateng

Asal Usul Game Pac-Man, Kisah di Balik Ikon Game yang Lahap dan Legendaris

Theo Adi Pratama | 11 September 2025, 19:21 WIB
Asal Usul Game Pac-Man, Kisah di Balik Ikon Game yang Lahap dan Legendaris

JATENG.AKURAT.CO, Pac-Man, si kuning bulat yang doyan makan, adalah salah satu ikon video game paling terkenal di dunia.

Game ini sudah sudah menemani masa kecil kebanyakan orang dari generasi ke generasi.

Tapi, tahukah kamu bagaimana game sederhana namun adiktif ini tercipta? Mari kita telusuri asal usul Pac-Man yang penuh warna dan sejarah.

Baca Juga: Asal Usul Game Mario Bros, Mulai dari Tukang Kayu Hingga Ikon Video Game Dunia

Inspirasi dari Pizza dan Wanita

Pac-Man lahir dari imajinasi Toru Iwatani, seorang desainer game di Namco, sebuah perusahaan game asal Jepang.

Pada saat itu, game arcade didominasi oleh tema kekerasan dan peperangan. Iwatani ingin menciptakan game yang lebih ramah dan menarik bagi semua kalangan, terutama wanita.

Suatu malam, saat makan pizza bersama rekan-rekannya, Iwatani melihat sepotong pizza yang hilang.

Bentuk pizza yang tidak lengkap itu menginspirasinya untuk menciptakan karakter utama Pac-Man.

Iwatani juga terinspirasi oleh karakter kartun dan budaya populer Jepang, seperti karakter makanan dan monster lucu.

Selain itu, Iwatani juga ingin menciptakan game yang lebih menarik bagi wanita.

Ia memperhatikan bahwa wanita lebih tertarik pada game yang melibatkan makan dan mengejar.

Oleh karena itu, ia menggabungkan elemen-elemen tersebut dalam Pac-Man.

Baca Juga: 7 Game Jadul yang Tetap Asyik Dimainkan Hingga Kini

Desain Gameplay yang Sederhana Namun Adiktif

Pac-Man memiliki gameplay yang sangat sederhana namun adiktif.

Pemain mengendalikan karakter Pac-Man untuk memakan semua titik (Pac-Dots) di labirin sambil menghindari kejaran empat hantu berwarna-warni, yakni Blinky (merah), Pinky (merah muda), Inky (biru), dan Clyde (oranye).

Pac-Man dapat memakan hantu-hantu tersebut jika ia memakan Power Pellet, sebuah titik besar yang terletak di sudut-sudut labirin.

Setelah memakan Power Pellet, hantu-hantu akan berubah menjadi biru dan melarikan diri dari Pac-Man.

Desain labirin Pac-Man juga sangat cerdas. Labirin memiliki lorong-lorong sempit, sudut-sudut yang strategis, dan terowongan warp yang memungkinkan Pac-Man untuk berpindah dari satu sisi labirin ke sisi lainnya.

Kesuksesan Pac-Man

Pac-Man dirilis di Jepang pada tahun 1980 dengan nama Puck-Man.

Nama tersebut kemudian diubah menjadi Pac-Man untuk menghindari vandalisme pada mesin arcade di Amerika Serikat.

Pac-Man langsung menjadi hit di seluruh dunia. Game ini menarik perhatian pemain dari segala usia dan latar belakang.

Kesederhanaan gameplay, desain karakter yang ikonik, dan musik yang catchy membuat Pac-Man menjadi fenomena budaya pop global.

Hingga kini, Pac-Man tetap menjadi salah satu game arcade paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah.

Karakter Pac-Man telah menjadi simbol Namco dan video game secara umum, serta menginspirasi berbagai sekuel, spin-off, dan adaptasi media lainnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.