Horor Western! A Town Called Purgatory Rilis Trailer Eksklusif, Perburuan di Kota Berhantu Penuh Skin-walker

JATENG.AKURAT.CO, Bersiaplah untuk perpaduan genre yang menegangkan! ComingSoon baru saja merilis trailer eksklusif untuk film horor Western yang akan datang, A Town Called Purgatory.
Film ini menjanjikan kengerian saat dua pemburu penjahat terjebak dalam sebuah kota berhantu dan diburu oleh makhluk mitos yang menakutkan.
A Town Called Purgatory dijadwalkan rilis di layanan Video-on-Demand (VOD) pada 9 Desember 2025.
Sinopsis Resmi: Kota Terkutuk Pasca Perang Saudara
Film ini mengambil latar tak lama setelah berakhirnya Perang Saudara Amerika. Sinopsis resminya merangkum ketegangan yang akan dihadapi penonton:
"Film ini berlangsung setelah Perang Saudara ketika Beau Riffen bergabung dengan Cody Parnum untuk menangkap sekelompok perampok kereta api yang terkenal kejam. Duo ini dibawa ke sebuah kota terpencil bernama Purgatory, di mana mereka menemukan diri mereka dihantui (dan diburu) oleh skin-walker (makhluk pengubah kulit)."
Di dalam kota yang hampir kosong itu, kepercayaan mereka satu sama lain diuji, saat mereka bersama beberapa penduduk tersisa di kota terkunci dalam perjuangan yang mencekam untuk bertahan hidup.
Cuplikan Trailer: Purgatory yang Mengerikan
Trailer yang dirilis mengikuti Beau Riffen dan Cody Parnum, saat tugas mereka untuk melacak perampok kereta api membawa mereka ke kota Purgatory yang menakutkan.
Mereka dengan cepat menyadari bahwa mereka bukan lagi pemburu, melainkan mangsa dari makhluk misterius dan mengerikan.
Makhluk Mitos: Fokus film ini pada skin-walker (makhluk dalam mitologi penduduk asli Amerika yang mampu mengubah bentuk menjadi hewan atau orang lain) menjanjikan sentuhan horor yang unik, jauh dari zombie atau hantu konvensional.
Didukung Prestasi Festival Film
A Town Called Purgatory disutradarai oleh Matt Servitto, dari naskah yang ditulis oleh Dan De Luca dan Ken Arnold. Ketiga nama ini juga ikut membintangi film tersebut, bersama Jeff Ricketts, Kevin Jiggets, dan Maria Lohn.
Film ini telah melalui perjalanan yang sukses di berbagai festival, meraih penghargaan di:
- Creature Feature Weekend
- FirstGlance Film Festival
- Terror in the Bay Film Festival
- Garden State Film Festival, dan banyak lagi.
Prestasi ini menunjukkan bahwa meskipun diproduksi secara independen, film ini berhasil menarik perhatian di kancah horor dan Western.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










