event Vibes! Jangan Lupa Ikuti Keseruan Deca Night Fest Vol. 2: Perhelatan Budaya Salatiga yang Meriahkan Musik dan Tradisi

JATENG.AKURAT.CO, Kota Salatiga kembali akan diramaikan oleh perhelatan budaya yang sudah dinantikan oleh masyarakat, yaitu Deca Night Fest Vol.2.
Acara ini bukan sekadar festival musik biasa, melainkan sebuah perayaan yang memiliki makna mendalam bagi warga setempat, khususnya lingkungan RW.01 dan RW.10 Dukuh Krajan, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti.
Pada tanggal 5 Oktober 2024, lapangan Kecandran di Sidomukti akan menjadi pusat semaraknya gelaran ini, yang memadukan musik, seni, dan tradisi dengan penuh kearifan lokal.
Sejarah dan Makna Deca Night Fest
Sejak tahun 2012, Deca Night Fest telah menjadi acara tahunan yang dinanti-nantikan oleh warga.
Bukan hanya sebagai hiburan, festival ini merupakan wujud syukur atas limpahan rezeki dan berkah yang diterima oleh masyarakat Dukuh Krajan.
Dengan konsisten mengusung nilai-nilai budaya dan tradisi lokal, festival ini telah berkembang menjadi perhelatan yang tak hanya menghibur, tetapi juga mendidik generasi muda tentang pentingnya menjaga dan melestarikan warisan leluhur.
Semangat "Mikul Jero Mendem Jero", sebuah pepatah Jawa yang mencerminkan semangat gotong royong, kekeluargaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Tema ini juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan baik antar sesama dan membangun harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin modern.
Musik dan Seni: Perpaduan Modern dan Tradisi
Deca Night Fest Vol.2 bukan sekadar konser musik, tetapi sebuah panggung bagi pertemuan dua dunia—modern dan tradisional—yang berpadu dalam harmoni.
Denny Caknan, penyanyi kenamaan yang populer dengan lagu-lagu pop Jawa, akan menjadi salah satu bintang utama di acara ini.
Bersama dengan Aftershine, Putri Kristya, Shinta Arsinta, dan Susah Senang, mereka akan memeriahkan suasana dengan penampilan musik yang memukau.
Musik pop yang mereka bawakan, dengan sentuhan khas tradisi, diharapkan dapat mencuri perhatian semua kalangan, baik tua maupun muda.
Selain konser musik, Deca Night Fest juga akan menampilkan beragam kegiatan seni dan budaya yang menarik.
Salah satu acara yang paling ditunggu adalah lomba tarian tradisional, di mana kelompok tari dari berbagai daerah akan memamerkan kebolehan mereka.
Tarian tradisional ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan kebudayaan kepada generasi muda, agar mereka lebih mencintai dan menghargai budaya lokal.
Ada pula pameran kerajinan tangan, di mana para pengrajin lokal memamerkan hasil karya mereka.
Ini adalah momen bagi masyarakat untuk melihat betapa kaya dan kreatifnya seni kerajinan di Salatiga, mulai dari anyaman, ukiran, hingga batik.
Pameran ini juga menjadi ajang promosi bagi para pengrajin lokal agar produk mereka bisa lebih dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat luas.
Tidak ketinggalan, kuliner khas Salatiga juga akan hadir di festival ini.
Bagi para pecinta makanan, ini adalah kesempatan emas untuk mencicipi hidangan-hidangan otentik dari Salatiga yang kaya rasa dan penuh cerita.
Makanan tradisional seperti entho-entho, nasi jagung, hingga aneka jajanan pasar akan memanjakan lidah pengunjung, sekaligus memperkenalkan kuliner lokal kepada para wisatawan yang datang dari luar kota.
Misi Sosial dan Budaya: Menjaga Warisan Lokal
Tujuan utama dari Deca Night Fest bukan hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Di tengah gempuran budaya pop dan modernisasi, festival ini hadir sebagai pengingat akan pentingnya melestarikan nilai-nilai dan kearifan lokal.
Dengan menggabungkan unsur-unsur modern, seperti konser musik dengan tarian tradisional dan pameran seni lokal, Deca Night Fest ingin menunjukkan bahwa budaya tradisional bisa hidup berdampingan dengan kemajuan zaman.
Festival ini juga diharapkan menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul dalam satu tempat, berbagi kebahagiaan dan keakraban dalam suasana yang penuh gotong royong.
Ini adalah momen di mana semua orang, baik muda maupun tua, terlibat aktif dalam menjaga tradisi dan membangun harmoni dalam kehidupan sosial.
Harga Tiket dan Informasi Lainnya
Bagi kamu yang ingin menjadi bagian dari Deca Night Fest Vol.2 dan ikut merasakan semaraknya acara, jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan tiketnya.
Tiket presale 1 sudah dapat dipesan melalui website Artatix.co.id dengan harga spesial sebesar Rp 90.000.
Ini adalah harga yang sangat terjangkau, mengingat beragamnya hiburan dan pengalaman budaya yang akan disajikan di festival ini.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai acara, jadwal, dan lineup musisi, kamu dapat mengunjungi akun Instagram resmi di @decafest.dukuhkrajan atau website Artatix.co.id.
Jangan sampai ketinggalan, karena festival ini bukan sekadar acara tahunan, tetapi juga perayaan bersama yang akan menghadirkan momen-momen tak terlupakan.
Deca Night Fest Vol.2 sebagai Simbol Perpaduan Budaya
Deca Night Fest Vol.2 bukan hanya sebuah acara musik, tetapi lebih dari itu, ia adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian budaya lokal.
Dengan tema "Mikul Jero Mendem Jero", festival ini mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan merawat nilai-nilai yang menjadi akar dari kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
Perpaduan antara hiburan modern dan warisan budaya lokal di festival ini menciptakan suasana yang meriah dan penuh makna.
Musik, tarian, seni kerajinan, hingga kuliner menjadi jembatan yang menghubungkan generasi tua dan muda, serta mempererat hubungan antarwarga.
Bagi kamu yang mencintai musik, seni, dan tradisi, Deca Night Fest Vol.2 adalah ajang yang tidak boleh dilewatkan.
Mari berkumpul bersama di lapangan Kecandran Sidomukti pada 5 Oktober 2024, dan rasakan pengalaman unik dalam merayakan keberagaman dan kekayaan budaya yang ada di Kota Salatiga.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








