BIKIN UANG AMAN! Segini Jumlah Ideal Uang Tunai di Rekening, Gak Boleh Kebanyakan Biar Gak Menguap!

JATENG.AKURAT.CO, Punya uang banyak di rekening rasanya aman, ya? Padahal, menyimpan uang tunai terlalu banyak di rekening itu justru kurang disarankan, lho.
Ada risiko yang mengintai, seperti inflasi, salah transfer, atau bahkan niat boros yang datang tiba-tiba!
Yuk, kita bedah berapa jumlah ideal uang tunai yang harusnya ada di rekeningmu menurut para ahli keuangan!
Jangan Simpan Terlalu Banyak!
Menurut perencana keuangan asal Amerika Serikat, Jessica Goedtel, jumlah uang di rekeningmu sebaiknya hanya cukup untuk menutupi kebutuhan selama satu bulan.
Jika lebih dari itu, uangmu berisiko "menguap" karena berbagai alasan.
Misalnya, terpakai untuk keinginan yang tidak perlu, terkena dampak inflasi, atau risiko lain seperti penipuan (fraud) dan kesalahan transaksi.
Senada dengan itu, konselor perencana pensiun, Gregory Guenther, bahkan menyarankan untuk menyimpan uang di rekening yang cukup untuk menutupi tagihan 1-2 minggu saja.
"Jika terlalu sedikit, kamu akan merasa cemas tentang setiap gesekan; tapi jika terlalu banyak, kamu akan kehilangan pertumbuhan dalam akun dengan imbal hasil yang lebih tinggi," jelasnya.
Lebih Mudah Atur Keuangan dengan Beberapa Rekening
Untuk mempermudah pengelolaan, kamu disarankan punya lebih dari satu rekening.
Tujuannya untuk memisahkan antara uang kebutuhan sehari-hari, dana darurat, dan uang investasi.
Kamu bisa menggunakan metode budgeting 50-30-20. Cara ini membagi penghasilanmu menjadi tiga pos besar:
50% untuk kebutuhan bulanan
30% untuk cicilan dan keinginan
20% untuk menabung dan investasi
Contohnya, jika gajimu Rp10 juta, maka Rp5 juta bisa kamu simpan di rekening operasional, Rp3 juta untuk cicilan atau barang impian, dan Rp2 juta dialokasikan untuk dana darurat atau investasi. Dengan cara ini, uangmu jadi lebih terarah dan tidak menguap begitu saja.
Dengan membatasi jumlah uang tunai di rekening dan memisahkannya sesuai pos, kamu tidak hanya menjaga keuangan tetap aman, tapi juga mendorong dirimu untuk berinvestasi.
Apakah kamu sudah menerapkan cara-cara ini untuk mengelola keuangan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








