Jateng

Bukan Cuma Isu! Ini 5 Alasan Kenapa Harga Emas Terus Melonjak yang Jarang Kamu Tahu!

Theo Adi Pratama | 14 Agustus 2025, 05:21 WIB
Bukan Cuma Isu! Ini 5 Alasan Kenapa Harga Emas Terus Melonjak yang Jarang Kamu Tahu!

JATENG.AKURAT.CO, Harga emas terus merangkak naik, membuat banyak orang penasaran sekaligus tergiur untuk berinvestasi.

Tapi, pernahkah Anda bertanya-tanya, apa sih yang sebenarnya membuat harga emas terus melonjak?

Ternyata, ada beberapa faktor penting di balik pergerakan harga emas yang jarang diketahui banyak orang.

Yuk, kita bedah 5 alasan utama kenapa harga emas naik!

Baca Juga: Kapan Waktu Paling Cuan Beli Emas di Tahun 2025? Jangan Sampai Salah Beli!

1. Emas Sebagai "Tempat Berlindung" Aset Saat Ekonomi Dunia Tak Menentu

Saat ekonomi global diliputi ketidakpastian, misalnya karena perang dagang atau krisis geopolitik, investor akan panik.

Mereka mencari instrumen yang paling aman untuk menaruh uang mereka, dan pilihan utamanya adalah emas. Emas dianggap sebagai safe haven atau aset yang nilainya stabil di tengah gejolak.

2. Inflasi Meningkat, Nilai Emas Naik

Inflasi membuat daya beli uang kita menurun. Nilai Rp100.000 hari ini bisa jadi tidak sama dengan nilai Rp100.000 di masa depan.

Dalam kondisi seperti ini, emas menjadi pilihan terbaik karena dianggap sebagai store of value yang lebih aman.

Saat inflasi tinggi, permintaan emas juga akan meningkat, dan otomatis harganya ikut naik.

Baca Juga: Gawat! Nota Pembelian Emas Hilang? Jangan Panik! Ini Trik Jual Emas Tanpa Surat Biar Nggak Rugi!

3. Permintaan Tinggi, Pasokan Terbatas

Hukum ekonomi sederhana: jika permintaan suatu barang meningkat sementara pasokannya terbatas, maka harganya akan naik.

Emas adalah barang yang terbatas. Ketika banyak orang memburunya, harganya pun ikut melonjak. Tak heran jika sering terjadi momen "war emas" di mana-mana.

4. Kebijakan Moneter Bank Sentral

Kebijakan suku bunga yang dikeluarkan bank sentral, seperti The Fed di Amerika Serikat, punya pengaruh besar.

Ketika suku bunga diturunkan, orang cenderung menarik uang dari deposito dan beralih ke aset lain yang lebih menguntungkan, salah satunya emas.

5. Dipengaruhi Nilai Mata Uang

Harga emas di pasar global dinilai dalam Dolar AS. Artinya, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS sangat memengaruhi harga emas di Indonesia.

Ketika Rupiah melemah terhadap Dolar, harga emas dalam negeri akan melonjak. Sebaliknya, saat Rupiah menguat, harga emas bisa ikut turun.

Baca Juga: Bukan Cuma Ditabung! Ini Tips dan Trik Nabung Emas Paling Cerdas Biar Untung Maksimal!

Tips Cerdas Beli Emas: Jangan Menunggu, Langsung Beli!

Setelah tahu kenapa harga emas naik, lalu kapan waktu terbaik untuk membelinya? Kuncinya sederhana: beli saat Anda punya uang.

Jangan terlalu fokus menunggu harga turun drastis, karena yang paling penting adalah konsistensi dalam menabung.

Emas adalah investasi jangka panjang, idealnya disimpan minimal 5 tahun. Dengan begitu, kenaikan harganya akan terasa lebih optimal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.