Siapa Pemilik Erspo, Produsen Jersey Timnas Indonesia, Lengkap Profil Instagram, Apa Hubungannya dengan Merek Erigo?

AKURAT.CO, Siapa Pemilik Erspo, Produsen Jersey Timnas Indonesia, Lengkap Profil Instagram, Apa Hubungannya dengan Merek Erigo?
Nama Erspo saat ini tengah menjadi perbincangan penggemar sepak bola di Indonesia, usai meliris produk jersey Timnas
Tidak banyak yang tahu, jika Erspo merupakan merek produk lokal yang mendapat kepercayaan dari PSSI untuk dua tahun kedepan, memproduksi kebutuhan jersey atau apparel Timnas Indonesia
Baca Juga: Profil Instagram Erspo, Produsen Jersey Timnas Indonesia, Viral Usai Dikritik Pelatih Shin Tae yong
Produsen apparel Erspo, secara resmi menggantian Mills yang kontrak kerja samanya sebagai sponsor utama apparel Timnas Indonesia habis pada akhir Februari 2024.
Hal tersebut ditandai dengan diluncurkan jersey Timnas Indonesia pada 18 Maret 2024 lalu, yang diproduksi Erspo
Jersey baru timnas Indonesia dari Erspo inin, rencananya akan digunakan pertama kali pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat melawan Vietnam pada 21 dan 26 Maret 2024 mendatang.
Erspo merupakan anak perusahaan Erigo, brand streetwear fashion asal Indonesia.
Sama seperti brand induknya, Erspo didirikan oleh Muhammad Sadad.
Saat ini, Erigo menjadi salah satu brand fashion lokal yang terkenal, bahkan mendunia.
Selaku pendiri, Muhammad Sadad kemudian melebarkan sayapnya dengan mendirikan Erspo atau Erigo Sport.
Awalnya, Sadad tidak menjual baju kasual seperti yang kita kenal sekarang.
Dia memulai dengan menjual batik, memperoleh bahan dari pasar Tanah Abang.
Setiap hari, dia harus berkeliling Jakarta dengan motor untuk mengambil pasokan barang, dari gudang ke toko, demi menjalankan bisnisnya.
Alasan Sadad memulai dengan batik karena pada waktu itu, batik sedang tren karena adanya imbauan untuk mengenakan batik di hari tertentu.
Ketika tren batik mulai meredup, Sadad mengalihkan fokusnya ke bisnis pakaian kasual.
Seiring dengan pertumbuhan nama brandnya, dia akhirnya harus meninggalkan kuliahnya di Fakultas Ekonomi UI untuk sepenuhnya fokus pada bisnisnya.
Hingga kemudian muncul dengan nama brand, Erigo.
Penciptaan nama Erigo sendiri tidaklah sulit.
Sadad memilih menggunakan salah satu nama produk dari brand sebelumnya, Selected & Co.
Pertimbangan penggantian nama ini juga disebabkan oleh keberadaan brand dengan nama yang sama di Inggris, yang dapat menjadi masalah di kemudian hari.
"Erigo berasal dari bahasa Latin yang artinya bagus, menstimulasi, memperbaiki, dan membangun," jelas Sadad.
Meski awalnya sulit, naun seiring waktu, pejuangannya mulai membuahkan hasil
Erigo kini memiliki pabrik dan gudang seluas 5 hektare di Karawang.
Sadad membagikan tiga kunci kesuksesannya dalam membangun bisnis ini inspirasi, konsistensi, dan keberuntungan.
Sukses bersama Erigo, Sadad kemudian mendirikan Erspo, yang berarti ergonomic sporty outfit.
Resmi diluncurkan pada Senin, 22 Januari 2024 di Ganara FX Sudirman, Erspo fokus di bidang sport fashion seperti jersey, dan apparel yang berkualitas tinggi.
Hal tersebut ditandai dengan kerjasama dengan PSSI, Erspo menjadi apparel resmi timnas Indonesia selama dua tahun kedepan, dengan nilai kontrak mencapai Rp 16,5 miliar.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




