PWNU Jateng Luncurkan Beasiswa Bahasa Inggris Untuk Guru Ma'arif dan Pesantren NU

Akurat.co - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan meluncurkan program bea siswa bahasa Inggris untuk guru pada sekolah/madrasah di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma'aruf dan pondok pesantren dibawah Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Jawa Tengah.
Wakil ketua tanfidziyah PWNU Jateng, KH Ahmad Zaki Fuad,M.Ag mengatakan program beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para pendidik di lingkungan lembaga pendidikan NU baik sekolah/madrasah atau pesantren.
Program ini merupakan tindaklanjut kerjasama yang disiapkan PWNU Jateng dan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima.
"Program ini merupakan tindak lanjut dari MOU antara PWNU Jateng dan YPI Nasima pada saat upacara pelantikan pengurus PWNU Jateng masa khidmat 2024-2029 beberapa waktu di kampus Unissula Semarang," kata Gus Zaki yang juga ketua panitia Hari Santri 2024 PWNU Jateng, di Semarang, Senin (21/10/2024).
Menurutnya agenda peluncuran program beasiswa dijadwalkan akan dilaksanakan di kampus SMA Nasima Semarang pada hari Rabu (23/10/2024),ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri 2024 yang diselenggarakan PWNU Jateng.
Ketua tanfidziyah PWNU Jateng,KH Abdul Ghaffar Rozin, lanjutnya dijadwalkan akan meluncurkan program yang akan diikuti 40 orang guru bahasa Inggris pada lembaga pendidikan madrasah/sekolah dan pondok pesantren di Jawa Tengah.
Dia menambahkan, rangkaian kegiatan lainnya dalam memperingati hari santri adalah istighotsah dan doa bersama yang dijadwalkan berlangsung di aula PWNU Jateng, Senin (21/10/2024) malam.
Upacara hari santri tahun 2024, ujarnya dijadwalkan akan dilaksanakan di halaman kantor PWNU Jateng, Jl Dr Cipto 180 Semarang, Selasa (22/10).
Upacara akan dipimpin ketua Tanfidziyah KH Abdul Ghaffar Rozin dan diikuti siswa sekolah/madrasah Ma'arif NU, santri dan pengurus, lembaga dan badan otonom NU Jateng.
Wakil sekretaris tanfidziyah PWNU Jateng KH Ahmad Mundzir M.Ag mengatakan jumlah peserta program bea siswa ini dibatasi, hanya untuk 40 orang.
Peserta akan diseleksi oleh tim, yang dinyatakan lolos akan menjalani pelatihan selama 6 Minggu di kampung Inggris Pare Kediri Jatim.
"Selama pelatihan akan peserta akan mendapat fasilitas transportasi Semarang - Pare Kediri Jatim PP ,fasilitas ekstra dan konkurikuler , penginapan,uang saku,seragam, buku materi access dan perlengkapan belajar," tuturnya .
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








