Menelusuri Jejak Pendidikan Tinggi di Papua: 7 Universitas Terbaik versi UniRank Untuk Pilihan Calon Mahasiswa Dalam SNPMB 2024

AKURAT.CO, Provinsi Papua, dengan kekayaan alamnya yang melimpah dan keberagaman budayanya, juga menjadi tempat bagi sejumlah universitas berkualitas.
Salah satunya adalah Universitas Musamus (UNMUS), yang meskipun bukan yang terbaik, tetap memiliki kontribusi penting dalam dunia pendidikan tinggi di daerah ini.
Namun, tahukah Anda universitas terbaik nomor 1 di Papua versi UniRank?
Dilansir dari 4icu.org, berikut adalah 7 universitas terbaik di Provinsi Papua versi UniRank:
1. Universitas Cenderawasih (UNCEN)
Juara pertama sebagai universitas terbaik di Provinsi Papua versi UniRank adalah Universitas Cenderawasih, yang menduduki peringkat 170 secara nasional.
2. Universitas Musamus (UNMUS)
Meskipun tidak menjadi yang terbaik, Universitas Musamus menempati posisi kedua dengan peringkat 287 secara nasional.
3. Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ)
Di urutan ketiga, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura berada di peringkat 457 nasional.
4. Universitas Ottow Geissler (UOGP)
Berada di urutan keempat, Universitas Ottow Geissler menempati peringkat 469 nasional.
5. Universitas Yapis Mandala (UNIYAP)
Universitas Yapis Mandala menduduki urutan kelima dengan peringkat 483 secara nasional.
6. Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM)
Di urutan keenam, Universitas Satya Wiyata Mandala berada di peringkat 565 nasional.
7. Universitas Timika (UTI)
Berada di urutan ketujuh, Universitas Timika menduduki peringkat 576 secara nasional.
Demikianlah 7 universitas terbaik di Provinsi Papua versi UniRank.
Meskipun UNMUS berada di posisi kedua, UNCEN layak diakui sebagai yang teratas, menunjukkan komitmen Papua dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah tersebut.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








