Prodi Vokasi Universitas Indonesia Bekerjasama dengan EVOS adakan Kurikulum E-Sport

JATENG.AKURAT.CO, Prodi Vokasi Universitas Indonesia Bekerjasama dengan EVOS adakan Kurikulum E-Sport.
Program studi (prodi) Media Vokasi Universitas Indonesia (UI) memasukkan E-sport sebagai salah satu peminatan dalam kurikulumnya.
Hal ini dilakukan untuk mengembangkan ilmu baru di bidang E-sports dan membuka peluang karier yang lebih luas bagi mahasiswa.
Baca Juga: Badko LPQ Kota Semarang Komitmen Terus Implementasikan Kurikulum Merdeka untuk Asatidz
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Padang Wicaksono mengatakan, sangat penting untuk mengarahkan minat dalam bermain game ke jalur yang lebih positif dan produktif. "Banyak mahasiswa yang suka bermain game di Universitas Indonesia.
Mudah-mudahan teman-teman yang memiliki passion tersebut bisa mengembangkannya ke arah yang lebih positif, bahkan menjadi salah satu profesi yang menjanjikan di masa depan," kata Padang dikutip dari website resmi Universitas Indonesia Kamis (26/9/2024).
Padang menjelaskan, kurikulum yang ditawarkan ini bersifat dinamis dan selalu diperbarui sesuai kebutuhan industri. Sehingga mahasiswa selalu bersaing di pasar kerja yang kompetitif.
Baca Juga: Prodi S1-Teknik Sipil USM Gelar Sosialisasi Kurikulum OBE
Berkolaborasi dengan EVOS E-sports, kata Padang juga memungkinkan mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari para profesional di industri.
"Dengan berkembangnya kurikulum E-sports di Vokasi UI, peluang karier di berbagai bidang seperti manajemen pemain, pengelolaan turnamen, shoutcasting, dan manajemen produksi akan semakin terbuka lebar," ujarnya.
Sementara itu, Performance Lead dari EVOS E-sports, menjelaskan bahwa keberhasilan di dunia E-sports membutuhkan keselarasan visi dan misi antara pemain dan tim pelatih.
Selain skill bermain, ia juga menekankan pentingnya keterampilan seperti storytelling, pengambilan keputusan, dan komunikasi yang baik dalam membangun karier di industri ini
"Tim yang sukses adalah tim yang selalu berada dalam satu suara dan satu keluarga, baik ketika menang maupun kalah," ungkap Aufa.
Aufa juga turut menggarisbawahi pertumbuhan E-sports di Indonesia sejak pandemi 2020 lalu yang menurutnya semakin stabil berkat dukungan sosial yang kuat antar pemain.
"Industri ini semakin sustain, terutama dengan adanya social network yang kuat di antara para pemain," ucap dia.
Prodi Produksi Media Vokasi UI melihat fenomena ini sebagai peluang besar.
Keputusan ini bertujuan mengembangkan ilmu baru di bidang Esports dan membuka peluang karier yang lebih luas bagi mahasiswa.
Baca Juga: Prodi Pariwisata USM Gelar Semiloka Kurikulum Berbasis OBE
Kurikulum yang ditawarkan bersifat dinamis dan selalu diperbarui sesuai kebutuhan industri, sehingga mahasiswa siap bersaing di pasar kerja yang kompetitif.
Kolaborasi dengan EVOS Esports memungkinkan mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari para profesional di industri. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








