Pengen Tahu Jalur Apa Saja untuk PPDB Kota Semarang Jenjang SD dan SMP? Ini Dia Daftar Lengkapnya!

JATENG.AKURAT.CO, Sejak 18 Juni 2024 lalu, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pendidikan telah membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2024/2025 untuk jenjang TK, SD, dan SMP.
Namun masyarakat sering bertanya-tanya, ada berapa jalur PPDB di Kota Semarang.
Dinas Pendidikan Kota Semarang sendiri membuka setidaknya 3 jalur untuk SD dan 4 jalur untuk SMP.
Berikut jalur pendaftaran PPDB kota semarang;
A. Jenjang SD
1. Zonasi
PPDB melalui jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili di dalam wilayah zonasi yang ditetapkan pemerintah daerah.
2. Afirmasi
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu atau berkebutuhan khusus dan telah terdaftar di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
3. Mutasi
Diperuntukkan bagi calon siswa yang berstatus pendatang di sebuah kota dan sudah tinggal lama (minimal 1 tahun), namun belum memiliki data kependudukan di kota tersebut.
B. Jenjang SMP
1. Zonasi
PPDB melalui jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili di dalam wilayah zonasi yang ditetapkan pemerintah daerah.
2. Afirmasi
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu atau berkebutuhan khusus dan telah terdaftar di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
3. Mutasi
Diperuntukkan bagi calon siswa yang berstatus pendatang di sebuah kota dan sudah tinggal lama (minimal 1 tahun), namun belum memiliki data kependudukan di kota tersebut.
4. Prestasi
Diperuntukkan bagi siswa yang berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik dengan menunjukkan bukti seperti sertifikat, surat, atau penghargaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








