Unwahas Tambah 3 Prodi Magister, Pelengkap Menuju Akreditasi Unggul

Akurat.co - Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) mengawali tahun 2024 dengan membuka 3 program studi baru, yakni Magister Hukum, Magister Manajemen, dan Magister Ilmu Politik.
Hal itu setelah pada akhir tahun 2023 turun Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI tentang izin pembukaan Program Studi Hukum Program Magister, Program Studi Manajemen Program Magister, dan Program Studi Ilmu Politik Program Magister.
Keputusan Menteri tersebut diserahkan secara langsung oleh Kepala LLDIKTI VI Bhimo Widyo Andoko kepada Rektor Unwahas Prof Mudzakkir Ali di Universitas Wahid Hasyim.
Dalam sambutannya, Bhimo menyampaikan selamat dan sukses kepada Unwahas.
"Penambahan 3 prodi tersebut diharapkan menambah daya dorong dan pelengkap bagi Unwahas untuk menuju unggul," ujarnya, Kamis (11/1/2024).
Bhimo juga berharap agar Unwahas terus bersinergi dengan Pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.
Sementara itu, Mudzakkir menyampaikan terima kasih kepada LLDIKTI VI yang sejak awal memberikan dukungan penuh kepada Unwahas.
"Penambahan program studi bukan hanya berakibat pada penambahan jumlah mahasiswa, namun juga peningkatan mutu dan kualitas pendidik dan sarana pendidikan," jelasnya.
Selain 3 program studi tersebut, Unwahas juga sedang mempersiapkan untuk membuka beberapa prodi baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mencari pendidikan yang berkualitas dalam menghadapi tuntuan perkembangan zaman.
Dengan diterimanya Keputusan Menteri tersebut, Unwahas segera membuka program studi Magister Hukum, Magister Manajemen, dan Magister Ilmu Politik dan menerima pendaftaran mahasiswa baru 3 program studi tersebut pada Februari 2024.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








