Meneliti Manajemen Keuangan UMKM, Mahasiswa Undip Lakukan Penelitian di Desa Nyamok

AKURAT.CO - Dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi lokal, mahasiswa dari Universitas Diponegoro yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Nyamok, telah menggelar penelitian tentang manajemen keuangan pada usaha kecil menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih dalam tentang praktik-praktik keuangan yang dilakukan oleh pelaku UMKM, dengan fokus pada pelaku UMKM, Bu Tahyati.
Baca Juga: Pentingnya Menabung Sejak Dini, Mahasiwa KKN UNISRI Ajarkan Siswa SDN 2 Mranggen Cara Membuat Celengan
Dalam sebuah wawancara eksklusif, Bu Tahyati, pemilik dan pengelola usaha pembuatan Rengginang Singkong "Raos – Eco", berbagi pandangannya tentang manajemen keuangan dalam mengelola usahanya.
Ia mengungkapkan, "Sebagai pemilik UMKM, saya selalu berupaya untuk menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran. Saya secara rutin mencatat semua transaksi keuangan dan menganalisisnya untuk menilai performa usaha saya."
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas UMKM, Mahasiswa KKN UNISRI Sosialisasi Pada Ibu KWT di Desa Mranggen
Salah satu hal yang menarik dari penelitian ini adalah keterlibatan mahasiswa dalam memberikan edukasi tentang manajemen keuangan kepada para pelaku UMKM di Desa Nyamok.
Dalam diskusi, mahasiswa KKN memberikan panduan tentang pembuatan laporan keuangan sederhana, perencanaan anggaran, serta pentingnya menyusun cadangan dana untuk menghadapi kemungkinan biaya tak terduga.
Baca Juga: 1.580 Mahasiswa KKN Unissula Diterjunkan di 6 Kecamatan Kabupaten Kendal, Ini Tugas Mereka
Selain itu, penelitian ini juga mengungkap tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, seperti fluktuasi harga bahan baku dan tingginya biaya operasional. Dalam situasi seperti ini, Bu Tahyati mengatakan, "Kita perlu memiliki cadangan dana darurat yang cukup untuk mengatasi situasi sulit. Dengan begitu, bisnis kita tetap bisa berjalan meskipun ada kendala."
Pada akhir penelitian, tim KKN Universitas Diponegoro berharap bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga kepada pelaku UMKM di Desa Nyamok dan mendorong praktik-praktik manajemen keuangan yang lebih baik di kalangan UMKM lokal. Melalui edukasi dan dukungan yang tepat, diharapkan UMKM-UMKM tersebut dapat mengoptimalkan potensi ekonomi dan kontribusi terhadap perkembangan desa.
Penulis: Swandi Gilber Simanullang, FEB-Ekonomi
Dosen Pembimbing: Imam Santoso S.T.,M..T
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








