Jateng

Tingkatkan Kualitas UMKM, Mahasiswa KKN UNISRI Sosialisasi Pada Ibu KWT di Desa Mranggen

Theo Adi Pratama | 12 Agustus 2023, 09:55 WIB
Tingkatkan Kualitas UMKM, Mahasiswa KKN UNISRI Sosialisasi Pada Ibu KWT di Desa Mranggen

AKURAT.CO - Perkembangan zaman semakin mempermudah kita dalam merintis usaha, terutama salah satunya usaha dibidang makanan.

Dalam merintis usaha, kita pastinya wajib melakukan branding pada produk kita, salah satunya dengan cara membuat cita rasa dan membuat kemasan yang menarik pada produk tersebut, karena hal ini sangat berpengaruh dengan daya tarik konsumen yang akan membeli produk tersebut.

Oleh karena itulah Mahasiswa KKN PPM Universitas Slamet Riyadi mengadakan sosialisasi mengenai hal tersebut untuk para ibu KWT pada salah satu dusun di Desa Mranggen , pada Rabu (02/08) pukul 15:00.

Baca Juga: Denny Caknan dan UMKM Lokal Meriahkan Roadshow Birukan Langit Indonesia Stage di Semarang

Salah satu pembicara dalam sosialisasi tersebut, Sumiyati mahasiswa KKN PPM UNISRI Kelompok 57 mengatakan bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kualitas UMKM yang ada di Desa Mranggen.

“Ibu KWT memiliki peluang untuk mengembangkan bisnis, salah satu cara pengembangan tersebut dengan memperhatikan kualitas dan cita rasa pada produk tersebut. Oleh sebab itu saya membantu para ibu KWT untuk lebih mengetahui bagaimana cara mengenalkan produk tersebut” ujar Sumiyati.

Dalam upaya untuk membantu masyarakat Desa Mranggen, yang terkenal dengan kekayaan alamnya, Sumiyati  mahasiswa UNISRI memilih lidah buaya sebagai bahan baku utama untuk menciptakan produk bernilai tambah.

Baca Juga: Kenalkan Produk UMKM Perikanan, Demak Expo 2023 Jadi Buruan Pengunjung

Lidah buaya yang tumbuh subur di daerah tersebut, ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan dan kecantikan yang telah dikenal selama berabad-abad.

Tim mahasiswa yang terdiri dari berbagai latar belakang dan keahlian bekerja bersama dengan warga setempat dalam semua tahap produksi.

Mereka mengadakan pelatihan dan lokakarya untuk mengajarkan metode penanaman lidah buaya yang optimal, pemilihan bahan baku yang baik, serta teknik pengolahan yang benar agar kualitas produk tetap terjaga.

Baca Juga: 1.580 Mahasiswa KKN Unissula Diterjunkan di 6 Kecamatan Kabupaten Kendal, Ini Tugas Mereka

"Kami ingin memberdayakan masyarakat Desa Mranggen dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu mereka menciptakan produk bernilai tambah dari sumber daya alam yang sudah ada di sekitar mereka," ujar Sumiyati, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini.

Salah satu pencapaian penting dari proyek ini adalah berhasilnya mereka mengubah lidah buaya menjadi Aloe Vera Drink yang enak dan sehat.

Dengan riset dan pengembangan yang cermat, tim berhasil mengatasi rasa pahit yang seringkali terkait dengan lidah buaya.

Mereka menciptakan resep yang menyatukan manfaat kesehatan dari lidah buaya dengan rasa yang menyegarkan dan lezat, sehingga produk ini memiliki potensi untuk diterima secara luas oleh konsumen.

Baca Juga: Guna Kepentingan Penulisan Sejarah, Tim II KKN Undip Lakukan Pelatihan Digitalisasi Arsip Desa

Bukan hanya itu, para mahasiswa juga mengajarkan konsep pengemasan yang menarik dan profesional, sehingga produk ini bisa bersaing di pasar.

Mereka memberikan panduan tentang branding, desain label, dan strategi pemasaran yang efektif.

Hasil akhir dari proyek ini adalah peluncuran Aloe Vera Drink yang diproduksi oleh masyarakat Desa Mranggen dengan bimbingan mahasiswa UNISRI.

Produk ini tidak hanya membantu masyarakat setempat dalam menciptakan mata pencaharian baru, tetapi juga memperkenalkan produk lokal berkualitas tinggi kepada pasar yang lebih luas.

Baca Juga: 484 Mahasiswa UNM Dilepas KKN di 50 Desa

Dengan kolaborasi yang berhasil ini, mahasiswa UNISRI telah memberikan contoh nyata tentang bagaimana ilmu dan inovasi dapat berdampak positif pada masyarakat di tingkat lokal.

Proyek ini juga memberikan inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk terlibat dalam upaya pengembangan masyarakat dan penciptaan produk bernilai tambah dari sumber daya alam yang ada.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.