Tidak Hanya Borobudur, Ini 6 Lokasi Wisata Candi di Magelang yang Tak Kalah Memukau

AKURAT.CO, Siapa yang tak kenal dengan Candi Borobudur? Candi Buddha terbesar di dunia ini memang menjadi ikon wisata Indonesia, yang terletak di Magelang Jawa Tengah.
Namun, tahukah Anda bahwa Magelang menyimpan banyak sekali candi-candi indah lainnya yang tak kalah menarik untuk dikunjungi?
Kota yang terletak di Jawa Tengah ini menyimpan jejak sejarah yang begitu kaya, tercermin dari beragam candi peninggalan kerajaan-kerajaan kuno.
Magelang memang menyimpan banyak sekali keindahan yang tak ternilai. Selain Candi Borobudur, masih banyak lagi candi-candi lain yang patut Anda kunjungi.
Dengan mengunjungi candi-candi di Magelang, Anda akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan dan pengetahuan yang lebih luas tentang sejarah dan budaya Indonesia.
Mari kita telusuri satu per satu pesona candi-candi di Magelang selain Borobudur.
1. Candi Pawon: Pintu Gerbang Menuju Surga
Berjarak sekitar 1,75 kilometer dari Candi Borobudur, Candi Pawon memiliki peran yang sangat penting.
Candi ini dipercaya sebagai tempat untuk membersihkan diri sebelum memasuki kawasan Candi Borobudur. Konon, candi ini menjadi semacam pintu gerbang menuju surga.
Arsitektur candi yang unik dan lokasinya yang strategis menjadikannya salah satu tujuan wisata yang populer.
2. Candi Mendut: Keindahan Relief dan Filosofi Mendalam
Candi Mendut, yang terletak tidak jauh dari Candi Borobudur, memiliki keindahan arsitektur dan relief yang sangat memukau.
Relief-relief di candi ini menggambarkan kisah-kisah Buddhis yang sarat makna filosofis.
Selain itu, Candi Mendut juga dipercaya sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi para raja dan bangsawan pada masa lalu.
3. Candi Selogriyo: Pesona Alam dan Misteri
Berbeda dengan candi-candi lainnya, Candi Selogriyo memiliki suasana yang lebih tenang dan asri.
Lokasinya yang berada di tengah hutan membuat candi ini dikelilingi oleh pemandangan alam yang indah.
Selain itu, Candi Selogriyo juga memiliki beberapa misteri yang hingga kini belum terpecahkan, seperti kisah tentang air awet muda.
4. Candi Ngawen: Saksi Bisu Peradaban Kuno
Di daerah Muntilan, Magelang ternyata juga memiliki candi megah bernama Candi Ngawen.
Candi Buddha ini merupakan peninggalan abad ke-9 sampai 10 Masehi.
Di kawasan Candi Ngawen, Anda bisa melihat gagahnya 5 candi yang berderet dengan 4 buah patung singa mengelilingi sudut candi ke-2 dan ke-4.
5. Candi Asu Sengi dan Candi Lumbung Sengi: Kompleks Candi Hindu
Candi Asu Sengi dan Candi Lumbung Sengi merupakan dua candi Hindu yang terletak di Desa Sengi, Magelang.
Kedua candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9 Masehi dan memiliki keunikan tersendiri.
Candi Asu Sengi dinamakan demikian karena ditemukannya arca lembu nandi yang bentuknya mirip dengan hewan anjing.
Sementara itu, Candi Lumbung Sengi dinamakan demikian karena bentuknya yang mirip dengan lumbung padi.
6. Candi Umbul: Pemandian Air Panas yang Menyegarkan
Candi Umbul menawarkan pengalaman yang berbeda dari candi-candi lainnya.
Selain menyajikan bangunan candi sebagai situs peninggalan Dinasti Syailendra, candi ini juga menawarkan pemandian air hangat yang bersumber dari umbul.
Konon, situs pemandian air hangat tersebut dahulunya digunakan sebagai tempat berendam bagi keluarga raja.
Tips Berkunjung ke Candi di Magelang
Waktu Terbaik: Kunjungi candi-candi di Magelang pada pagi atau sore hari untuk menghindari cuaca yang terlalu panas.
Pakaian: Kenakan pakaian yang nyaman dan sopan.
Perlengkapan: Bawalah topi, sunscreen, dan air minum yang cukup.
Transportasi: Anda bisa menyewa kendaraan atau menggunakan jasa tour untuk mengunjungi beberapa candi sekaligus.
Mengapa Harus Mengunjungi Candi-Candi di Magelang?
Selain keindahan arsitekturnya, mengunjungi candi-candi di Magelang juga memberikan pengalaman yang berharga, seperti:
Candi-candi di Magelang merupakan saksi bisu peradaban masa lalu. Dengan mengunjungi candi, Anda dapat mempelajari lebih banyak tentang sejarah dan budaya Indonesia.
Banyak candi yang terletak di tengah alam yang indah, seperti sawah, perbukitan, atau hutan. Anda bisa sambil menikmati pemandangan alam yang menyegarkan.
Tidak hanya itu, suasana yang tenang dan damai di sekitar candi sangat cocok untuk menenangkan pikiran dan jiwa.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?






