Kuliner Vibes! Nyesel Kalau Kamu Gak Coba, 4 Makanan Khas Solo Ini Ternyata Bikin Nagih Seumur Hidup!

JATENG.AKURAT.CO, Kota Solo, sebagai salah satu kota budaya di Jawa Tengah, tidak hanya kaya akan sejarah dan tradisi, tetapi juga menyimpan kekayaan kuliner yang luar biasa.
Bagi para pecinta kuliner, mengunjungi Solo adalah suatu keharusan.
Salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah mencicipi 4 makanan khas Solo berikut ini.
Baca Juga: Wisata 2024 Vibes! Jadwal Terbaru Semarang Walking Tour dari Bersukariawalk Bulan Agustus 2024
1. Tahu Kupat Solihin
Salah satu tempat makan di Solo yang menjual tahu kupat ini lebih dikenal dengan Tahu Kupat Solihin, karena lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Solihin.
Padahal nama sebenarnya adalah Warung Sido Mampir. Tahu kupat di sini rasanya enak banget.
Seporsinya cukup lengkap, ada potongan tahu goreng, bakwan, mi kuning, kol, dan juga kacang yang disiram kuah kecap.
Tidak hanya itu, ada tambahan kerupuk gendar yang dibuat dari nasi sebagai pelengkap. Aduh, makin mantap apalagi disajikan saat hujan.
Alamat: Jalan Adi Sumarmo No.15B, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Jam Buka: Senin – Minggu pukul 07.00 – 18.00
2. Brambang Asem Yu Sum
Mungkin masih asing terdengar, tapi brambang asem merupakan salah satu makanan ciri khas Solo yang sudah jarang ditemui.
Kalau kamu mau mencobanya, kamu bisa datang ke Brambang Asem Yu Sum.
Sebagai informasi, brambang asem merupakan daun ubi yang dicampur dengan sambal asam Jawa, dengan cita rasa manis dan pedas.
Biasanya brambang asem dimakan bersama tempe gembos yang dimasak bacem.
Harganya juga nggak terlalu mahal kok, cuma Rp 4 ribu aja. Murah, kan?
Alamat: Pasar Gede Solo Hardjonagoro, Jalan Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Jam Buka: Senin – Minggu pukul 07.00 – 17.00
3. Tahok Pak Citro
Percaya atau nggak, penjual tahok di Solo hanya tersisa 3 saja! Jadi, sebelum punah, kamu wajib mencoba kuliner khas Solo satu ini.
Salah satu rekomendasi yang paling diminati oleh para wisatawan adalah Tahok Pak Citro.
Sekilas mirip dengan puding susu. Bedanya, tahok disiram dengan air campuran jahe dan rempah yang cukup khas. Cocok disantap saat masih hangat!
Alamat: Jalan Suryopranoto No.21, Kepatihan Wetan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Jam Buka: Senin – Minggu pukul 05.00 – 09.00
4. Es Dawet Telasih Bu Dermi
Sudah ada sejak tahun 1930, es dawet satu ini bisa kamu nikmati saat istirahat karena lelahnya menjelajahi Solo dan sekitarnya.
Hanya dengan Rp 8 ribu aja, kamu sudah bisa mendapatkan semangkok es dawet yang seger banget!
Isian Es Dawet Telasih Bu Dermi, ada tape ketan, ketan hitam, jenang sumsum, biji telasih, santan, cairan gula dan segarnya es batu. Aduh, terbayang gimana segarnya?
Alamat: Pasar Gede Hardjonagoro, Jalan Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Jam Buka: Senin – Minggu pukul 08.00 – 14.30
Baca Juga: Dari Balas Dendam ke Penemuan: Plot Mengejutkan 'Squid Game 2 & 3' Terungkap
Itulah empat makanan khas Solo yang wajib kamu coba saat berkunjung ke kota budaya ini.
Setiap hidangan memiliki keunikan dan cita rasa yang berbeda, menjadikannya pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kekayaan kuliner Solo yang luar biasa ini!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








