Pekalongan Panen Mangga, Ini 5 Kecamatan Penghasil Buah Mangga Terbanyak di Wilayah Kabupaten Pekalongan

AKURAT.CO JATENG - Pekalongan Panen Mangga, Ini 5 Kecamatan Penghasil Buah Mangga Terbanyak di Wilayah Kabupaten Pekalongan.
Buah Mangga adalah salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia. Hampir di setiap daerah pasti ada yang jual mangga.
Begitu pula di Kabupaten Pekalongan, disini bahkan ada beberapa kecamatan yang bisa memanen buah mangga hingga dijual ke luar daerah.
Merujuk data dari buku Kabupaten Pekalongan Dalam Angka 2024, disebutkan bahwa terdapat beberapa hasil pertanian yang menjadi andalan dari beberapa kecamatan di wilayah tersebut.
Diketahui hasil panen buah mangga lebih menurun dibandingkan pada tahun sebelumnya, total keseluruhan hasil panen buah mangga sebanyak 153.129 kuintal di wilayah Kabupaten Pekalongan.
Berikut ini daftar 5 Kecamatan Penghasil Buah Mangga Terbanyak di Wilayah Kabupaten Pekalongan.
- Kecamatan Karanganyar
Kecamatan Karanganyar termasuk salah satu daerah penghasil buah mangga terbanyak di Kabupaten Pekalongan, dengan total panen 12.509 kuintal buah mangga.
- Kecamatan Tirto
Kecamatan Tirto merupakan salah satu daerah penghasil buah mangga terbanyak di Kabupaten Pekalongan, dengan total panen 14.221 kuintal buah mangga.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Kuliner yang Khas Banget Kabupaten Blora, Ada Soto Klethuk Hingga Kopi Santen
- Kecamatan Kajen
Berikutnya adalah Kecamatan Kajen yang menjadi daerah penghasil buah mangga terbanyak di Kabupaten Pekalongan, dengan total panen 27.887 kuintal buah mangga.
- Kecamatan Kedungwuni
Kecamatan Kedungwuni berada di urutan kedua sebagai daerah penghasil buah mangga terbanyak di Kabupaten Pekalongan, dengan total panen 29.238 kuintal buah mangga.
- Kecamatan Buaran
Kecamatan Buaran menduduki posisi teratas sebagai daerah penghasil buah mangga terbanyak di Kabupaten Pekalongan, dengan total panen 31.036 kuintal buah mangga.
Itulah informasi menarik tentang daftar 5 Kecamatan Penghasil Buah Mangga Terbanyak di Wilayah Kabupaten Pekalongan. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







