Nyari Tempat Nongkrong Asyik di Jogja Sambil WFC? 7 Cafe dengan Pemandangan Menakjubkan Ini Jawabannya! Pasti Buatmu Betah Lama Nongkrong

JATENG.AKURAT.CO, Bekerja dari rumah (WFH) memang identik dengan rasa bosan dan kurangnya semangat.
Suasana rumah yang monoton dan minim interaksi sosial bisa membuatmu mudah jenuh dan menurunkan produktivitas.
Nah, salah satu solusi untuk mengatasi kebosanan saat WFH adalah dengan mencari tempat nongkrong yang asyik dan nyaman.
Jogja, sebagai kota pelajar dan wisata, memiliki banyak pilihan cafe yang cocok untuk WFC.
Tak hanya menawarkan suasana yang nyaman dan koneksi internet yang stabil, beberapa cafe di Jogja juga memiliki pemandangan yang menakjubkan.
Penasaran dengan cafe-cafe tersebut? Yuk, simak 7 rekomendasi cafe di Jogja dengan pemandangan indah yang pasti buatmu betah lama nongkrong:
1. Marisini Coffee
Marisini Coffee punya view Gunung Merapi yang buka setiap hari pada pukul 10.00 - 22.00 WIB.
Lokasinya di Jl. Sidomukti, Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Asyiknya, Marisini Coffee juga pet friendly.
Jadi cocok banget nih buat pawrents yang mau ajak jalan-jalan. Interiornya juga cozy banget, apalagi ada bangunan Joglo dengan pemandangan sawah yang segerin mata.
2. Coconut Coffee & Eatery
Coconut Coffee & Eatery sudah buka dari pukul 08.00 WIB sehingga pas kalau mau WFC di Jogja.
Selain pagi, kamu juga bisa datang menjelang sore untuk menyaksikan langsung panorama indah sawah sambil diiringi live music.
Kalau lagi cari tempat arisan di Yogyakarta, cafe ini bisa masuk ke dalam bucket list kamu.
Lokasinya ada di dua tempat, yakni Jl. Pandhawa, Ngaglik, Sleman dan Jl. Dewan Raya, Corongan, Maguwoharjo, Kec. Depok, Sleman.
3. Tentrem Bumi
Untuk kamu yang suka dapat inspirasi kalau kerjanya malam, ada Tentrem Bumi yang buka 24 jam! Lokasinya di Jl. Beringin Raya, Denokan, Maguwoharjo, Kec. Depok.
Area terbagi menjadi outdoor, semi-outdoor, dan indoor. Area outdoor-nya luas banget dan bikin sejuk.
Tentrem Bumi punya banyak colokan dan WiFi yang cocok untuk WFC atau nugas kampus.
4. Padiku Eatery
Padiku Eatery adalah salah satu hidden gem di Jogja yang berada di tengah sawah di daerah Jogja Utara. Tepatnya di Jl. Werkudoro, Pedak, Sinduharjo, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman.
Padiku Eatery buka dari pukul 09.00 - 21.00 WIB. Jangan lupa pesan secangkir kopi di sore hari.
Kalau mau isi perut, Padiku Eatery punya banyak pilihan menu main course, snack, pasta, hingga sharing snack.
5. Kolektif Collaboration Space
Kolektif Collaboration Space memiliki dekorasi yang aesthetic dan lokasinya di Jl. Watugede 58 Wonorejo, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.
Tempat nongkrong ini sering dikunjungi oleh komunitas sekitar untuk sekadar ngopi atau meet up.
Fasilitas yang ditawarkan juga lengkap. Terdiri dari dua lantai dengan area indoor dan outdoor.
Selain coworking space, ada meeting room yang bisa kamu sewa kalau mau kerja bareng teman.
6. Lor Sawah Griya Dahar & Ngopi
Lor Sawah Griya Dahar & Ngopi berada di Jl. Cendrawasih No. 35, Manukan, Condongcatur, Depok, Sleman.
Buka dari pukul 15.00 - 23.00 WIB, tempat ini juga cocok jadi alternatif kuliner malam di Jogja.
Sampingnya sawah dan kolam dengan dekorasi rumah Joglo. Harga makanannya juga murah, mulai dari Rp5.000 - Rp15.000 saja.
7. Sasmaka Dining & Cafe
Sasmaka Dining & Cafe mengusung konsep restoran Al Fresco Tropical Garden ala Mediterania.
Begitu duduk, kamu akan merasakan suasana romantis, apalagi kalau datang menjelang sunset.
Wisata kuliner di Jogja Utara ini dikelilingi pemandangan Gunung Merapi.
Jadi makin asri dengan konsep al fresco alias makan di luar ruangan dengan taman tropis yang indah. Menunya juga beragam, ada western, asian food, dan khas Nusantara.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajak teman atau keluarga ke salah satu cafe di atas dan rasakan sensasi WFC yang berbeda dengan pemandangan yang menakjubkan di Jogja. Selamat nongkrong dan bekerja!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








