Menyusuri Keindahan Tersembunyi Telaga Madirda: Surga Tersembunyi di Karanganyar yang Jarang Diketahui Banyak Wisatawan

JATENG.AKURAT.CO, Jika Anda sedang berkunjung ke daerah Karanganyar, Jawa Tengah, pastikan tidak lupa mampir ke Telaga Madirda.
Tempat wisata yang terletak di kaki Gunung Lawu ini menawarkan pemandangan indah dan udara sejuk yang menyegarkan.
Dengan fasilitas yang cukup lengkap dan berbagai spot foto instagramable, Telaga Madirda adalah destinasi sempurna untuk mengabadikan momen liburan Anda.
Sejarah Singkat Telaga Madirda
Menurut kepercayaan sebagian masyarakat, Telaga Madirda terbentuk dari benda pusaka sakti bernama Cupu Manik Astagina.
Legenda menyebutkan bahwa pusaka ini memungkinkan seseorang untuk melihat dunia tanpa harus datang langsung ke tempatnya.
Kisahnya bermula dari pasangan suami istri, Dewi Indradi dan Resi Gutama, yang memiliki tiga anak: Sugriwa, Subali, dan Retno Anjani.
Dewi Indradi menyerahkan pusaka tersebut kepada Retno Anjani, namun kedua saudaranya merasa iri.
Resi Gutama, yang tidak ingin perselisihan terjadi dalam keluarganya, membuang pusaka tersebut.
Ajaibnya, tempat pembuangan pusaka itu berubah menjadi telaga dengan air jernih dan tak pernah kering, yang kini dikenal sebagai Telaga Madirda.
Daya Tarik Telaga Madirda
Telaga Madirda menawarkan berbagai aktivitas seru yang dapat dinikmati wisatawan:
1. Menikmati Pemandangan Asri
Terletak di ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut, Telaga Madirda menawarkan pemandangan indah dengan udara sejuk.
Bawalah tikar dan bekal dari rumah untuk piknik di pinggiran telaga.
Jika lupa membawa tikar dan bekal, Anda masih bisa menyewa tikar dan membeli makanan di kios-kios sekitar telaga.
2. Berfoto dengan Latar Instagramable
Dengan pemandangan pegunungan hijau dan telaga yang menawan, Telaga Madirda adalah tempat sempurna untuk berfoto.
Spot-spot instagramable yang tersedia akan membuat liburan Anda semakin berkesan.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Viral Semarang untuk Makan Siang: Tempat Terbaik yang Wajib Dikunjungi
3. Bermain Wahana Air
Nikmati wahana air seperti bebek-bebekan dan kano yang disediakan oleh pengelola.
Selain itu, Anda juga bisa menyewa perahu dayung untuk bersantai di tengah telaga sambil memberi makan ikan-ikan.
4. Bermain Outbound dan Menyewa Jeep
Untuk Anda yang mencari aktivitas lebih seru, Telaga Madirda juga menyediakan fasilitas outbound dan penyewaan mobil Jeep untuk berkeliling di sekitar telaga dan kawasan Gunung Lawu.
5. Berkemah di Tepi Telaga
Nikmati keindahan alam dengan berkemah di tepi telaga. Saksikan sunset dan pemandangan malam yang indah.
Jika tidak ingin repot, Anda bisa memilih penginapan di sekitar telaga dengan berbagai pilihan harga dan fasilitas.
Lokasi dan Rute
Telaga Madirda berlokasi di Dusun Tlogo, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.
Jarak dari alun-alun kota Karanganyar sekitar 25 km dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Dari alun-alun, ikuti rute Karangpandan-Tawangmangu hingga pertigaan Kemuning.
Belok kiri di Jawa Dwipa Resort and Convention dan teruskan perjalanan hingga tiba di Telaga Madirda.
Meski rute berkelok dan menanjak, pemandangan indah sepanjang jalan akan membuat perjalanan Anda terasa menyenangkan.
Jam Buka dan Harga Tiket
Telaga Madirda buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Harga tiket masuk adalah Rp20.000 untuk wisatawan lokal dan Rp35.000 untuk wisatawan mancanegara.
Anak dengan tinggi badan 110 cm atau lebih juga wajib membeli tiket masuk. Biaya parkir adalah Rp5.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk motor.
Dengan segala keindahan dan fasilitas yang ditawarkan, Telaga Madirda menjadi destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke Karanganyar.
Jangan lupa memasukkan Telaga Madirda dalam daftar destinasi liburan Anda berikutnya!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









