Jateng

Cek 5 Bangunan Bersejarah di Kota Tegal, Waterleiding Punya Bentuk Paling Unik

Arixc Ardana | 11 Juni 2024, 18:36 WIB
Cek 5 Bangunan Bersejarah di Kota Tegal, Waterleiding Punya Bentuk Paling Unik

AKURAT.CO JATENG - 5 Bangunan Bersejarah di Kota Tegal, Waterleiding Jadi yang Bentuknya Unik. 

Kota Tegal mungkin dikenal luas karena sebagai daerah asal Warteg (Warung Tegal), tapi siapa sangka di kota ini ada beberapa bangunan peninggalan sejarah yang menarik perhatian wisatawan.

Secara historis, Kota Tegal sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda sebagai pusat perdagangan. 

Baca Juga: FAKTA MENGEJUTKAN Sukolio Pati! Punya Potensi Wisata Tersembunyi, Gua Wareh: Perpaduan Keindahan Alam dan Mitos Semar Keramat

Secara letak, Kota Tegal juga dianggap sebagai kota yang strategis hingga pernah menjadi ibu kota karesidenan pada tahun 1927 yang meliputi Tegal, Pemalang, dan Brebes.

Tegal juga dikenal dengan keindahan alamnya, wisata kuliner serta keragaman budayanya.

Tegal juga menyimpan jejak-jejak bersejarah yang mencerminkan perjalanan panjangnya sebagai pusat kegiatan perdagangan dan budaya di masa lalu.

Berikut ini ada 5 Bangunan Warisan Sejarah di Kota Tegal yang menarik untuk anda kunjungi.

  1. Benteng Pasar Pagi

Benteng Pasar Pagi merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Tegal yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Mangkukusuman, Tegal Timur, Kota Tegal. 

Bentuk benteng ini terbuat dari batu bata tebal dengan pilar-pilar berbentuk benteng.

Benteng ini merupakan peninggalan Kerajaan Mataram, atau semasa Tegal masih menjadi bagian Kerajaan Mataram. 

Bangunan ini pada tahun 1920 pernah dijadikan pemerintah Belanda sebagai gardu listrik.

Baca Juga: Tradisi Grebeg Besar Demak Kini Menjadi Agenda Wisata Nasional, Berpeluang Jadi Event Internasional dari Wilayah Pantura Jawa

  1. Gedung Birao (SCS)

Gedung Birao atau pada masa Belanda disebut Gedung SCS (Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij) merupakan bangunan bersejarah di Kota Tegal.

Bangunan ini didirikan pada tahun 1913 dengan mengusung gaya arsitektur Eropa. Pada tahun 1980-an, bekas Gedung SCS yang terletak di Jalan Pancasila Nomor 2 ini digunakan sebagai kampus Universitas Panca Sakti (UPS).

  1. Masjid Agung Kota Tegal

Berlokasi di dekat dengan Pendopo Ki Gede Sebayu, masjid ini merupakan bangunan bersejarah di Kota Tegal yang didirikan pada tahun 1825. Pembangunannya juga bertahap dan berdiri di atas tanah wakaf seluas 2.864,36 meter persegi.

Wakaf tanah ini merupakan pemberian dari seorang penghulu bernama Kiai Abdul Aziz. Masjid ini memakan waktu hampir 5 tahun dalam pembangunannya.

Waktu yang cukup lama terjadi karena berlangsung dengan perang antara Pangeran Diponegoro dan Belanda.

WBaca Juga: Menjelajahi Pesona Tersembunyi Klaten: Surga Wisata serta Keindahan Alam di Jawa Tengah

  1. Gedung DPRD Kota Tegal

Gedung DPRD Kota Tegal merupakan satu di antara sederet bangunan bersejarah yang ada di Kota Tegal. 

Bangunan peninggalan Belanda ini dibangun pada tahun 1750-an oleh seorang arsitek Belanda bernama Mathjis Willem de Man.

Bangunan ini semula dijadikan rumah pribadi residen Tegal. Namun, fungsi bangunan lambat laun berubah menjadi Balai Kota Tegal pada 1987, dan kini menjadi Kantor DPRD Kota Tegal.

Baca Juga: Tradisi Grebeg Besar Demak Kini Menjadi Agenda Wisata Nasional, Berpeluang Jadi Event Internasional dari Wilayah Pantura Jawa

  1. Waterleiding

adalah Tower Waterleiding Bedrif of Provience Maden Java yang dibangun Belanda pada tahun 1917. Dulunya, bangunan ini difungsikan untuk menampung kebutuhan air bersih bagi warga Kota Tegal.

Bangunan Waterleiding cukup bersejarah bagi warga Tegal. Dahulu, ketika memasuki jam buka puasa akan terdengar sirene , terutama bagi warga Tegal jaman dahulu.

Dahulu ketika memasuki jam berbuka puasa, akan terdengar sirine khas untuk berbuka puasa yang berbunyi dari atas ledeng air ini. Bangunan ini sekarang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat

Itulah ulasan menarik tentang daftar 5 bangunan warisan sejarah di Kota Tegal, salah satunya bangunan bernama Waterleiding.

*** 

 





Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.