Misteri yang Menyelimuti Bekas Taman Festival Bali: Dari yang Sebelumnya Tempat Hiburan Megah, Sekarang Menjadi Destinasi Uji Nyali

AKURAT.CO Misteri, Di tepi Pantai Padang Galak, Denpasar, terdapat sebuah tempat yang kini lebih dikenal sebagai destinasi uji nyali daripada tempat rekreasi: Taman Festival Bali.
Dahulu, pada tahun 1997, tempat hiburan ini merupakan pusat perhatian dengan berbagai wahana menarik, bioskop megah, dan pertunjukan binatang.
Namun, kini, Taman Festival Bali telah berubah menjadi sebuah kawasan mistis yang menarik minat wisatawan dan content creator dari seluruh penjuru.
Taman Festival Bali dibangun pada tahun 1990-an dan hanya beroperasi selama dua tahun sebelum akhirnya menghadapi kebangkrutan pada tahun 1999.
Kebangkrutan tersebut menyebabkan seluruh wahana dan bangunan megah di dalamnya terbengkalai dan tidak terurus.
Meskipun begitu, keangkeran tempat ini semakin menarik perhatian orang-orang yang ingin menguji nyali mereka.
Bangunan-bangunan megah yang dulu dipenuhi tawa dan kegembiraan kini menjadi saksi bisu dari masa lalu yang suram.
Meskipun tidak terawat, bangunan-bangunan itu masih kokoh berdiri di tengah-tengah kekacauan dan tanaman liar yang memenuhi area Taman Festival Bali.
Bahkan, pada tahun 2012, salah satu bagian bangunan mengalami kebakaran, menambah kesan horor dari tempat tersebut.
Tidak hanya itu, kisah menyeramkan semakin bertambah ketika ditemukan mayat seorang laki-laki paruh baya yang ditinggalkan begitu saja di area bangunan Taman Festival.
Hal ini tentu saja memperkuat imej tempat ini sebagai tempat yang angker dan mencekam.
Meskipun ditinggalkan oleh sang pemilik, masih ada beberapa penjaga yang berjaga di dekat pintu masuk Taman Festival Bali.
Mereka menarik biaya masuk sebesar Rp10 ribu per orang bagi mereka yang ingin memasuki bangunan tersebut dan menguji keberanian mereka di tengah kegelapan.
Selain sejarah kelamnya, Taman Festival Bali juga dikenal dengan mitos yang mengelilinginya.
Kabar bahwa bangunan ini dibangun di atas tanah kuburan meningkatkan kesan angker tempat ini.
Baca Juga: Misteri yang Menyelimuti Dibalik Mencium Aroma Bau Bunga Kamboja: Antara Mitos atau Kenyataan?
Legenda tentang tragedi pesawat yang jatuh di Singaraja pada tahun 1974, di mana para korban, yang sebagian besar adalah turis asing, dimakamkan di tanah tersebut, semakin memperkuat imej tempat ini sebagai tempat yang menakutkan.
Meski begitu, sayang sekali melihat bagaimana megahnya tempat rekreasi ini pada masa lalu.
Terletak di tepi pantai yang menawarkan pemandangan pegunungan yang indah, Taman Festival Bali dahulu merupakan destinasi wisata yang sangat menarik.
Namun, kini, tempat ini telah berubah menjadi destinasi uji nyali yang menantang bagi para petualang yang mencari pengalaman yang tak terlupakan di Bali.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 5Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 6Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 10Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya








