Menikmati Liburan dengan Berwisata Alam di Pantai Duta Probolinggo, Jangan Lupa Berkeliling Juga di Hutan Mangrove

AKURAT.CO, Pantai Duta adalah salah satu pantai populer di Probolinggo, Jawa Timur, yang menarik banyak pengunjung, terutama selama akhir pekan atau hari libur.
Alamat obyek wisata pantai ini ada di Dusun Gilin, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Wisata Pantai Duta berjarak sekitar 38 km dari Alun-alun Probolinggo. Dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 1 jam 5 menit berkendara.
Baca Juga: Berwisata dengan Keluarga di Probolinggo, Bermi Eco Park Adalah Pilihan Liburan yang Tepat
Nama pantai Duta diambil dari Desa Randutatah, yang letak dekat dengan lokasi pantai tersebut.
Wisata pantai Duta menawarkan keindahan laut yang luar biasa.
Pasir hitam dan ombak yang tenang adalah keunggulan dari lokasi wisata ini.
Kawasan wisata ini memiliki perpaduan unik dari hutan cemara dan hutan mangrove.
Hutan mangrove membuat lingkungan sekitar pantai sejuk dan asri.
Baca Juga: Menikmati Derasnya Air dan Pemandangan Alam di Air Terjun Purba Tirai Bidadari yang Terkenal Indah
Ditambah dengan pepohonan hijau yang rimbun di sekitar Pantai Duta, liburan Anda pasti akan lebih hidup.
Pantai Duta Probolinggo juga memiliki pohon pinus di dekatnya.
Jika Anda pergi ke Pantai Duta, ada banyak kegiatan seru dan menarik yang bisa Anda lakukan, seperti bermain air, bersantai di pantai, menyusuri hutan mangrove dan hutan cemara, dan banyak lagi.
Fenomena hiu tutul sering terjadi, dimana Anda dapat melihat puluhan ikan ini berenang di dekat pantai.
Baca Juga: Liburan di Lamongan Rasanya Kurang Lengkap Bila Belum Mencicipi 4 Makanan Khas Ini
Pantai Duta memiliki ombak tenang. Bibir pantai landai, cocok untuk bermain air.
Anda dapat mengajak anak-anak untuk bermain air di tepi pantai di tempat ini.
Untuk meningkatkan keamanan saat bermain air, ada juga tempat penyewaan ban dan pelampung.
Pasir hitam dengan tekstur lembut adalah kegiatan yang menyenangkan untuk bersantai dengannya.
Pantai Duta menyajikan keindahan alam laut. Rimbunnya pohon cemara, dan pasir laut yang bersih.
Baca Juga: Berkunjung dan Berlibur ke Tulungagung, Coba Mampir dan Cicipi 4 Makanan Khas Kota Marmer Ini
Dipantai ini tersedia perahu yang dapat disewa untuk mengelilingi pantai menikmati keindahan laut.
Pada waktu-waktu tertentu, wisatawan dapat melihat hiu tutul dari kejauhan.
Anda juga dapat melihat ubur-ubur pada musim pancaroba setiap tahunnya.
Jika beruntung, anda dapat melihat lebih dekat puluhan hiu paus dan paus jenis pilot yang berenang di sekitar pantai.
Salah satu hal yang juga harus dilakukan oleh wisatawan saat mengunjungi Pantai Duta adalah berjalan-jalan ke hutan mangrove yang terletak di sekitar pantai.
Wisatawan dapat berjalan kaki ke hutan mangrove ini melalui jembatan kayu yang berbentuk memanjang yang membelah area hutan mangrove.
Melintasi jembatan dengan pepohonan rimbun di kanan kiri akan menjadi pengalaman baru yang menyenangkan.
Baca Juga: Berikut 4 Rekomendasi Cafe di Lembang Bandung dengan Pemandangan Indah Buat Nongkrong
Jika Anda beruntung, Anda juga dapat melihat berbagai jenis burung yang hidup di Hutan Mangrove.
Beberapa di antaranya adalah burung bangau dan cekakak sungai.
Tangga menuju gardu pandang berada di ujung jembatan kayu.
Dari atas, Anda dapat melihat seluruh wilayah hutan mangrove. Anda juga dapat melihat Gunung Argopuro jika cuaca cerah.
Masyarakat disekitar pantai banyak yang berprofesi sebagai nelayan dan pembudidayaan ikan.
Mereka menjual hasil tangkapan ikan di warung-warung.
Wisatawan dapat menikmati kuliner dengan menu ikan di warung-warung sekitar pantai.
Aneka hidangan kuliner laut yang siap menggoyang lidah.
Pilihan menunya antara lain, ikan bakar, ikann goreng, dan ikan asap. Ikan yang dapat menjadi pilihan di antaranya ikan mujair, ikan tongkol, ikan nila, ikan kakap, ikan lele, ikan guramai, maupun ikan patin.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





