Siapa Mbok Yem Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia, Ada di Puncak Gunung Lawu, Simak 5 Fakta Menarik Mbok Yem Penjaga Warung di Puncak Gunung Lawu

AKURAT.CO, Siapa Mbok Yem Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia, Ada di Puncak Gunung Lawu, Simak 5 Fakta Menarik Mbok Yem Penjaga Warung di Puncak Gunung Lawu
Nama Mbok Yum kembali viral usai turun gunung dengan cara ditandu pada 1 Juli 2024 lalu, namun baru menyebar pada 9 Juli 2024. Lalu siapa Mbok Yem yang namanya sangat dikenal oleh para pendaki di Gunung Lawu ini?
Diketahui Mbok Yem, yang bernama asli Wakiyem, adalah seorang penjaga warung legendaris di puncak Gunung Lawu, Jawa Tengah, yang berada di ketinggian 3.400 meter di atas permukaan laut
Warung Mbok Yem terkenal dengan nasi pecelnya yang lezat dan menjadi favorit para pendaki.
Mbok Yem telah berjualan di warung tersebut selama lebih dari 30 tahun dan telah melayani ratusan ribu pendaki.
Bagi para pendaki Gunung Lawu, nama Mbok Yem mungkin sudah tidak asing lagi. Perempuan bernama lengkap Wakiyem ini bahkan mendapat julukan "Legenda Gunung Lawu".
Siapakah Mbok Yem dan bagaimana kisahnya?
Sosok Mbok Yem
Mbok Yem adalah pemilik warung legendaris di Gunung Lawu yang terletak di ketinggian 3.150 mdpl, hanya 115 mdpl dari puncak gunung.
Warungnya telah berdiri sejak tahun 1980-an dan menjadi tempat singgah favorit para pendaki untuk beristirahat dan mengisi perut.
Di sanalah Mbok Yem tinggal, mendedikasikan hidupnya untuk melayani para pendaki.
Meskipun usianya sudah 70 tahun, Mbok Yem masih gigih menjalankan usahanya. Ia hanya turun gunung sekali setahun, yaitu saat Lebaran.
Untuk memenuhi kebutuhan warungnya, Mbok Yem dibantu oleh orang lain yang mengantarkan barang tiga kali seminggu.
Momen teramai di warung Mbok Yem adalah pada 17 Agustus dan bulan Suro, ketika banyak pendaki memadati Gunung Lawu.
Di usianya yang tak lagi muda, Mbok Yem harus menggunakan tandu untuk naik dan turun gunung.
Video detik-detik Mbok Yem ditandu saat 1 Juli 2024 lalu sempat viral di media sosial, usai diunggah di akun Instagram @keluarbentar
Mbok Yem dikenal dengan keramahan dan kesederhanaannya.
Dia tinggal di warungnya di puncak Lawu bersama beberapa orang pembantunya. Mbok Yem hanya turun gunung saat Lebaran saja.
Berikut beberapa fakta menarik tentang Mbok Yem:
- Mbok Yem memulai usahanya dengan berjualan teh dan kopi di warung kecil.
- Warung Mbok Yem adalah warung tertinggi di Indonesia, terletak di ketinggian 3.400 meter di atas permukaan laut.
- Mbok Yem pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penjual nasi pecel tertinggi di Indonesia.
- Mbok Yem adalah sosok inspiratif bagi banyak orang, terutama para pendaki gunung.
- Mbok Yem punya hewan peliharaan berupa monyet yang dinamai Temon
Mbok Yem telah menjadi bagian dari budaya pendakian di Gunung Lawu.
Kegigihan dan dedikasinya dalam melayani para pendaki patut diacungi jempol.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






