Jateng

Bukan Hanya Rakyat Jelata, Penyanyi Tanah Air Ini Kena Tipu Modus Salah Transfer, Pelaku Mengaku dari Kementerian PUPR Kerugian Capai Puluhan Juta

Arixc Ardana | 29 Desember 2023, 15:12 WIB
Bukan Hanya Rakyat Jelata, Penyanyi Tanah Air Ini Kena Tipu Modus Salah Transfer, Pelaku Mengaku dari Kementerian PUPR Kerugian Capai Puluhan Juta

AKURAT.CO, Bukan Hanya Rakyat Jelata, Penyanyi Tanah Air Ini Kena Tipu Modus Salah Transfer, Pelaku Mengaku dari Kementerian PUPR Kerugian Capai Puluhan Juta

Penipuan dengan modus salah transfer kembali memakan korban, tak tanggung-tanggung sekelas penyanyi top Tanah Air pun kena tipu

Pura-pura salah nominal transfer, penyanyi ini tertipu hingga puluhan juta rupiah, kok bisa? Simak selengkapnya disini

Baca Juga: Eksplorasi Keindahan Wisata Pantai Pandansari Bantul: Pesona Alam Tersembunyi yang Mengagumkan di Jogja

Penyanyi Rayen Pono mengalami kejadian tidak mengenakkan setelah menjadi korban penipuan terkait tawaran job manggung yang seharusnya diadakan di Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Kejadian ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mengekspos serangkaian peristiwa yang mengarah pada dugaan praktik penipuan yang cukup rumit.

Segalanya bermula ketika Rayen Pono menerima tawaran manggung pada 27 Desember 2023 dari seseorang yang mengaku sebagai perwakilan Kementerian PUPR. Menariknya, tawaran ini tampaknya sah setelah manajer Rayen melakukan perjanjian dengan oknum yang menyatakan bekerja di kementerian tersebut.

"Awalnya ini penawaran job pada 27 Desember di Kementerian PUPR, akhirnya hubungi manajer saya, sudah deal angka dan lain-lain," ungkap Rayen Pono di Polda Metro Jaya pada Jumat (29/12/2023).

Proses kesepakatan dilanjutkan dengan transaksi, namun situasi berubah ketika oknum tersebut mengirim bukti transfer palsu kepada manajer Rayen Pono. Pada tahap ini, terungkap bahwa oknum tersebut mencoba mengelabui dengan mengklaim transaksi yang melebihi kesepakatan yang sebenarnya.

"Akhirnya terjadi proses transfer-transfer, si penipu juga minta di-include kan catering, akhirnya lewat rekening kantor saya. Begitu dikirimkan bukti transfer palsu, manajer saya belum sempat cross-check," ujar Rayen Pono.

Menurut keterangan Patricho, kuasa hukum Rayen Pono, oknum tersebut kemudian mengklaim adanya kelebihan nominal dalam transfer dan menuntut agar Rayen Pono mengembalikan uang sejumlah lebih dari Rp 19 juta.

"Jadi nominalnya dia bilang kelebihan berapa juta, dia minta transfer balik, lebihnya Rp 19 juta 700," ungkap Patricho.

Ketidakjelasan semakin terkuak setelah pihak Rayen Pono melakukan transaksi balik kepada oknum tersebut. Saat itulah mereka menyadari bahwa tawaran job manggung sebelumnya sebenarnya fiktif, dan Rayen Pono mengalami kerugian finansial yang signifikan.

Baca Juga: Langgar Aturan, Ribuan Bendera Partai dan APK di Kota Semarang Diamankan Pantia Pengawas Pemilu Kecamatan

"Transferan (melalui) rekening, kronologi singkat, beserta data-data diri. Merasa janggal setelah mentransfer. Abis itu baru orang finance untuk ngecek (ditipu)," ungkap Rayen Pono.

Rayen Pono dan timnya segera melaporkan insiden ini ke Polda Metro Jaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Dalam proses ini, Rayen Pono membawa sejumlah bukti yang diharapkan dapat membantu penegakan hukum terkait kasus penipuan yang dialaminya.

"Saya bersama manajer membuat laporan didampingi kuasa hukum juga, dan sekarang sedang dalam proses," tandas Rayen Pono.

 

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.