Sumber Kekayaan Ryan Harris, Crazy Rich Surabaya Anak Bos Air Asia Indonesia, Viral Usai Gelar Pernikahan Mewah Rp 75 Miliar

AKURAT.CO, Sumber Kekayaan Ryan Harris, Crazy Rich Surabaya Anak Bos Air Asia Indonesia, Viral Usai Gelar Pernikahan Mewah Rp 75 Miliar
Siapa sosok Ryan Harris yang disebut sebagai Crazy Rich Surabaya, yang mampu menggelar pernikahan mewah hingga disebut netizen habiskan dana hingga Rp 75 miliar
Darimana sumber kekayaan Ryan Harris yang disebut sebagai anak tunggal salah satu pemilik Air Asia Indonesia, yang viral usai menggelar pesta pernikahan mewah bak sultan.
Pesta pernikahan Ryan Harris dengan Gwen Ashley, masih menjadi perbincangan netizen di Tanah Air.
Betapa tidak, untuk menggelar pesta pernikahan mewah bak sultan tersebut, dikabarkan mereka menghabiskan dana hingga Rp 75 miliar
Angka fantastis tersebut muncul dari sederet dekorasi mewah hingga bintang tamu yang diundang untuk menghibur para tamu.
Bryan McFadden yang merupakan mantan personel Westlife, Nicole Scherzinger, dan Keith Duffy personel Boyzone dihadirkan dalam pesta tersebut.
Artis papan atas, Raffi Ahmad dan Melaney Ricardo ditunjuk sebagai pembawa acara.
Selain itu diva penyanyi Indonesia , Raisa juga dihadirkan untuk menghibur para tamu.
Sementara dari dekorasi pernikahan seluruhnya diselimuti bunga mawar dan lainnya.
Termasuk mobil mewah Ferrari menjadi dekorasi dalam pesta pernikahan Ryan dan Gwen.
Mobil tersebut tampak terlihat unik dengan dihias kelopak mawar berwarna merah yang memenuhi seluruh bagian mobil.
Baca Juga: Kabar Terbaru Irish Bella, Gugat Cerai Ammar Zoni dan Minta Hak Asuh Anak
Bahkan, semua tamu undangan mendapatkan sovuenir dari Hermes.
Souvenir ini terdiri dari gelas atau piring Hermes yang berkisar Rp3-5 juta rupiah untuk para tamu yang telah hadir.
Sehingga banyak yang menduga bahwa pernikahan yang diselenggarkan habis hingga Rp75 miliar itu adalah pernikahan Ryan Harris dan Gwen Ashley.
Mulai dari dekorasi, bintang tamu, pembawa acara, souvenir dan lain sebagainya.
"Makanya royal wedding, ya. 75 M katanya," kata Jovi, dikutip dari akun Twitter @imanlagi.
Lalu dari mana sumber kekayaan Ryan Harris hingga mampu menggelar pesta pernikahan yang fantastis tersebut?
Ryan Harris merupakan seorang pengusaha.
Dirinya juga anak tunggal Pin Harris, salah satu bos AirAsia Indonesia.
Diketahui Pin Harris merupakan salah satu pemegang saham atau pemilik maskapai penerbangan AirAsia Indonesia.
Baca Juga: Pentingnya Arsip Dokumen, Mbak Ita Minta Setiap OPD Punya Bank Data
Ryan Harris merupakan pemilik PT Unichem Candi Indonesia, produsen garam merk Refina
Usaha garam ini ada di daerah JIIPE Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Menurut situs Kementerian Perindustrian, Menteri Perindustrian kala itu, Airlangga Hartarto, bahkan telah meresmikan pabrik UNIChemCandi Indonesia di kawasan Gresik, Jawa Timur, pada 9 Maret 2018 silam.
Selain itu keluarga Ryan Harris juga dikabarkan memiliki bisnis di sektor pertambangan.
Dikeahui, ayahnya, Pin Harris, seorang pengusaha yang bermukim di Surabaya, Jawa Timur.
Dikutip dari buku Ten Awesome Years : Kisah Perjalanan Satu Dekade AirAsia Indonesia terbitan Kompas tahun 2015, Sabtu (3/1), bisnis utama grup usaha Pin, yang didirikan oleh Eng Harris dan Unn Harris, bergerak di sektor bahan kimia dengan produk utama pertambangan dan industri pengeboran minyak dan gas.
Dia lalu berekspansi ke bisnis penerbangan dengan membeli 100 persen saham maskapai Air Wagon International (Awair), pada 1999.
Namun, usaha tersebut harus terhenti sebagai akibat dari deregulasi penerbangan.
Baca Juga: Liga 3 Jawa Tengah 2023: Persik Kendal dan PSIP Pemalang Pimpin Klasemen Sementara
Delapan belas bulan setelah mengudara, Awair terpaksa menutup operasional karena merugi. Pesawat dikembalikan ke Singapura, dan 90 persen pegawai diberhentikan. Hanya 10 persen pegawai inti yang dipertahankan untuk sewaktu-waktu terbang kembali.
Pin Haris kemudian membuka diri untuk bekerja sama dengan maskapai atau mitra bisnis lain, yang kemudian disambut CEO Group AirAsia Bhd, Tony Fernandes.
Meski dalam perkembangannya, Pin Harris tidak menjadi pemilik mutlak Air Asia Indonesia, karena dibagi dengan investor lainnya, namun saat ini dirinya menjabat sebagai salah satu petinggi di perusahan perbangan tersebut
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






