Jateng

Jika Pilwakot Semarang 2024 Digelar Hari Ini, Yoyok Sukawi Kalahkan Mbak Ita dan Dico Ganinduto

Arixc Ardana | 6 Agustus 2024, 20:11 WIB
Jika Pilwakot Semarang 2024 Digelar Hari Ini, Yoyok Sukawi Kalahkan Mbak Ita dan Dico Ganinduto

 

AKURAT.CO, Dinamika Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang terus berkembang seiring dengan perubahan politik yang terjadi di lapangan

Hasil terbaru dari lembaga survei Indo Barometer menunjukkan terjadinya pergesaran suara yang cukup signifikan

Terbaru jika Pilwakot Semarang digelar hari ini, maka nama AS Sukawijaya alias Yoyok Sukawi menjadi pemenangnya, mengalahkan kandidat kuat lainnya yakni Mbak Ita dan Dico Ganinduto.

Hal tersebut disampaikan M Qodari dari lembaga survei Indo Barometer, dalam FGD "Membaca Peta Politik Jelang Pilwakot Semarang 2024 Jilid 3" Forum Media Online Kota Semarang (FOMOS) di Semarang, Selasa (6/8/2024) 

"Seandainya pemilihan wali kota semarang dilakukan hari ini, dari survei yang kita lakukan menempatkan pasangan Yoyok Sukawi - Arnaz Agung diperingkat pertama dengan 56 persen, disusul pasangan Dico Ganinduto - Mas Wawan dengan 27 persen sedangkan pasangan Mbak Ita - Supriyadi 19 persen atau Mbak Ita - Mas Wawan 14 persen," terangnya.

Yoyok Sukawi juga meraih elektabilitas tertinggi pada hasil survei elektabilitas calon wali kota di Pilwakot Semarang 2024 versi lembaga survei Indo Barometer.

Dalam simulasi terbuka atau top of mind, tingkat elektabilitas Yoyok Sukawi sebesar 16,5 persen, berada di atas sejumlah nama lainnya yang dijagokan akan maju dalam kontestasi Pilkada Kota Semarang 2024.

Posisi kedua ada Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita dengan elektabilitas 11 persen.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Ade Bhakti Ariawan 6,3 persen, disusul Bupati Kendal Dico M Ganinduto 2,8 persen.

Lalu elektabilitas nama calon lainnya berada di bawah 2 persen.

"Awareness pemilih paling tinggi terhadap A.S Sukawijaya (Yoyok Sukawi) (16.5%), disusul Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) (11%), Ade Bhakti Ariawan (6.3%), Dico M. Ganinduto (2.8%) dan Krisseptiana (Tia Hendi) (2%). Nama lainnya (<2%). Pemilih yang menyatakan tidak tahu/tidak jawab (56.5%)," terang  Qodari, yang hadir dalam FGD secara online melalui Zoom Meeting.

Sementara dalam survei tertutup dengan tiga nama kandidat, elektabilitas tertinggi diraih Yoyok Sukawi.

Tingkat elektabilitas bos PSIS Semarang sebesar 50,3 persen.

Lalu Mbak Ita memiliki elektabilitas 16,3 persen dan Dico Ganinduto 13,0 persen.

"Alasan utama publik memilih calon wali kota adalah karena berpengalaman, kinerjanya bagus/terbukti, dekat dengan rakyat/merakyat, hanya nama calon tersebut yang saya tahu dan orangnya baik," ucap Qodari.

Dia mengatakan, survei Indo Barometer tersebut dilakukan pada 18 hingga 23 Juli 2024 di 16 kecamatan di Kota Semarang.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan wawancara secara tatap muka.

"Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 400 responden, dengan margin of error sebesar ±4.90%, pada tingkat kepercayaan 95%," tandas Qodari.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.