Liga 4 Jateng: Persipur Purwodadi Siap Bangkit Usai Kekalahan Perdana

AKURAT.CO, Persipur Purwodadi harus mengakui keunggulan tuan rumah Persika Karanganyar dalam laga perdana Grup B Liga 4 Jawa Tengah. Bermain di Stadion Angkatan 45, Persipur tumbang dengan skor 0-2.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim yang terbentuk dengan waktu persiapan sangat singkat.
Minimnya Waktu Persiapan Jadi Tantangan Utama
Pelatih kepala Persipur Purwodadi, Wahyu Teguh Wibowo, mengungkapkan bahwa skuadnya hanya memiliki waktu satu minggu untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Hal ini, menurutnya, menjadi faktor utama kekalahan tim berjuluk Laskar Petir tersebut.
“Kami hanya punya waktu satu minggu untuk membentuk tim. Dengan persiapan secepat itu, hasil 0-2 ini sudah maksimal. Yang penting, pemain kami tidak ada yang cedera meskipun banyak tekanan dari lawan,” ujar Wahyu seusai pertandingan.
Wahyu juga menjelaskan bahwa seleksi pemain dilakukan dalam waktu dua hari, dengan kuota pemain hanya 21 orang.
Meski dengan segala keterbatasan, ia tetap mengapresiasi usaha para pemainnya di lapangan.
Penampilan Positif Meski Kalah
Dalam pertandingan tersebut, para pemain Persipur Purwodadi sempat menunjukkan perlawanan di tengah kondisi lapangan yang basah akibat hujan.
Namun, pengalaman dan mental bermain Persika Karanganyar yang lebih matang membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berarti.
“Kami masih perlu adaptasi, terutama untuk pemain muda kami yang banyak berusia di bawah 21 tahun. Tapi, kami yakin ke depannya akan lebih baik,” tambah Wahyu.
Harapan di Laga Selanjutnya
Setelah kekalahan ini, Persipur Purwodadi akan menghadapi PPSM Magelang di Stadion Krida Bakti, Grobogan, pada laga kedua.
Wahyu optimis timnya bisa bangkit dan meraih tiga poin di kandang.
“Laga berikutnya adalah momentum bagi kami untuk membangun kepercayaan diri. Dengan tekad kuat, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil maksimal,” kata Wahyu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



