Jateng

Awas Teror Curang Suporter Bahrain, Timnas Indonesia Bisa jadi Korban Menyusul Jepang, Denda Rp 182 Juta dari FIFA Hanya Angin Lalu

Arixc Ardana | 10 Oktober 2024, 10:58 WIB
Awas Teror Curang Suporter Bahrain, Timnas Indonesia Bisa jadi Korban Menyusul Jepang, Denda Rp 182 Juta dari FIFA Hanya Angin Lalu

AKURAT.CO, Timnas Indonesia harus bersiap dari potensi teror curang suporter Bahrain, dalam lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Timnas Indonesia Bisa jadi Korban Menyusul Jepang, yang dalam pertandingan sebelumnya melawan Bahrain mendapat teror serangan laser ke arah pemainnya dari suporter tuan rumah

Denda Rp 182 Juta yang dijatuhkan FIFA bisa jadi hanya angin lalu dari suporter Bahrain, yang memiliki sumber dana tak terbatas untuk olahraga sepak bola tersebut.

Baca Juga: Wisata Vibes! Pesona Alun-Alun Lamongan: Ruang Publik Serbaguna di Jantung Kota yang Menyatu dengan Sejarah dan Modernitas

Diketahui Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah menjatuhkan denda kepada Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) sebesar 10.000 franc Swiss (sekitar Rp182 juta) akibat tindakan tidak sportif yang dilakukan oleh sebagian suporternya.

Sanksi ini diberikan menyusul insiden penggunaan laser dan peluit yang terjadi pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Jepang.

Peristiwa yang menjadi dasar penjatuhan sanksi ini terjadi pada tanggal 10 September 2024 di Bahrain National Stadium, Riffa.

Selama pertandingan, sejumlah suporter Bahrain secara berulang kali mengarahkan sinar laser ke arah para pemain Jepang, termasuk saat Ayase Ueda hendak mengeksekusi penalti.

Selain itu, tindakan tidak terpuji lainnya juga terjadi saat lagu kebangsaan Jepang dikumandangkan, di mana beberapa penonton meniup peluit.

Beruntung teror tersebut tidak mengganggu konsentrasi para pemain Jepang, sehingga mampu melumat tuan rumah Bahrain dengan skor telak 5-0.

Atas tindakan indisipliner tersebut, FIFA memutuskan untuk memberikan denda kepada BFA.

Denda sebesar 5.000 franc Swiss diberikan untuk setiap pelanggaran, yakni penggunaan laser dan peniupan peluit.

Imbauan BFA kepada Suporter

Menanggapi sanksi yang diberikan FIFA, BFA telah mengeluarkan pernyataan resmi melalui media sosial.

Dalam pernyataannya, BFA mengimbau kepada seluruh suporter untuk selalu menjaga sikap sportifitas dan mematuhi peraturan selama pertandingan.

Federasi juga meminta agar para penonton tidak mengulangi tindakan yang dapat merugikan tim dan negara.

Menjelang pertandingan kandang berikutnya melawan Timnas Indonesia, BFA kembali menekankan pentingnya menciptakan suasana pertandingan yang kondusif.

Mereka berharap agar para suporter dapat memberikan dukungan penuh kepada tim tanpa melakukan tindakan yang melanggar aturan.

Klasemen Grup C

Saat ini, Jepang memimpin klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan perolehan enam poin.

Posisi kedua ditempati oleh Arab Saudi dengan empat poin, diikuti oleh Bahrain di peringkat ketiga dengan tiga poin.

Timnas Indonesia berada di posisi keempat dengan dua poin, unggul satu poin atas Australia.

Sementara itu, China masih belum meraih poin dan berada di dasar klasemen.

Kini menjelang laga yang akan digelar di Stadion Nasional Bahrain pada Kamis (10/10) pukul 23.00 WIB, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menyampaikan harapannya agar para suporter Indonesia yang berada di Bahrain dapat memberikan dukungan langsung kepada skuad Garuda.

"Kami sangat antusias dengan kehadiran para suporter Indonesia di Bahrain. Dukungan langsung mereka akan menjadi suntikan semangat bagi para pemain. Kami juga berterima kasih kepada KBRI yang telah membantu memfasilitasi kehadiran mereka," ujar Sumardji.

Sumardji juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan.

Ia meminta kepada suporter tuan rumah agar tidak mengulangi tindakan tidak sportif seperti penggunaan laser yang terjadi pada pertandingan Bahrain melawan Jepang.

"Kami berharap suporter Bahrain dapat mendukung timnya dengan cara yang baik dan sportif. Penggunaan laser seperti yang terjadi sebelumnya sangat mengganggu jalannya pertandingan dan tidak sesuai dengan semangat fair play," tegas Sumardji.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari para suporter, Sumardji optimis Timnas Indonesia dapat meraih hasil positif di Bahrain.

"Kami berharap para pemain dapat memberikan yang terbaik dan membawa pulang tiga poin," pungkasnya.

Pertandingan yang Dinantikan

Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Bahrain dipastikan akan menjadi laga yang menarik.

Kedua tim sama-sama memiliki ambisi untuk meraih kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen.

***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.