PT LIB Serahkan Pemberian Sanksi kepada PSSI Terkait Kericuhan Suporter Persib Bandung

AKURAT.CO, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menegaskan bahwa pemberian sanksi atas insiden kericuhan yang melibatkan oknum suporter Persib Bandung dalam pertandingan Liga 1 2024/2025 merupakan kewenangan penuh PSSI.
Kericuhan terjadi saat pertandingan pekan keenam yang mempertemukan Persib Bandung dengan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (23/9).
Ferry Paulus, Direktur PT LIB, menjelaskan bahwa PSSI memiliki otoritas untuk menjatuhkan sanksi disipliner, sementara PT LIB hanya dapat memberikan sanksi administratif dan rekomendasi kepada PSSI terkait pelanggaran yang terjadi di kompetisi liga.
"Kami hanya bisa memberikan rekomendasi berdasarkan klasifikasi pelanggaran, seperti grade A, B, atau C. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Komite Disiplin (Komdis) PSSI," jelas Ferry.
"Dan bisa kami lalukan (sanksi) itu, kami punya yang namanya sanksi administrasi. Memang kejadian ini segera harus kita lokalisir supaya tidak berbuntut pada yang lain," imbuh Ferry Paulus.
Baca Juga: Kapten PSIS, Septian David: Konsentrasi Lengah, Kemenangan Buyar di Menit Akhir
Kericuhan yang terjadi menyebabkan 21 orang terluka, termasuk petugas keamanan dan beberapa suporter Persib.
Saat ini, Kepolisian Resor Kota Bandung telah menetapkan enam tersangka atas tindakan pengeroyokan terhadap petugas keamanan.
PT LIB berharap pihak manajemen Persib Bandung segera mengambil langkah tegas untuk memberikan sanksi internal kepada para oknum yang terlibat.
Langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







