Countdown Semifinal AVC U-20: Indonesia Tantang Iran Senin Malam Ini, Strategi Tim Merah Putih Hadapi Keunggulan Fisik

AKURAT.CO, Dalam upaya mencapai kemenangan di semifinal Kejuaraan Bola Voli Asia Putra U-20, Timnas Voli Putra Indonesia menyiapkan strategi khusus untuk meredam keunggulan fisik tim Iran.
Pertandingan yang akan berlangsung di Jawa Pos Arena Surabaya, pada Senin (29/7) pukul 19.00 WIB, ini diprediksi akan penuh dengan aksi yang menegangkan.
Asisten pelatih Timnas Indonesia, Joni Sugiyatno, mengakui keunggulan Iran dalam hal kekuatan dan tinggi badan.
"Memang luar biasa (power Iran), saya akui, kemarin saat sparing, meskipun poinnya ketat, di atas 20, tapi mereka memang unggul dalam power dan tinggi badan," ungkap Joni.
Menurut Joni, walaupun Iran memiliki keunggulan dalam power, Jepang masih dianggap memiliki serangan yang lebih cepat.
"Kalau secara serangan, lebih cepat Jepang daripada Iran," tambahnya.
Dengan perbedaan karakteristik ini, Indonesia merencanakan untuk menerapkan strategi serupa yang digunakan saat melawan India, yang memiliki postur serupa dengan Iran tapi dengan power yang berbeda.
Tim Indonesia juga akan fleksibel dalam menyesuaikan strategi berdasarkan kondisi di lapangan.
Baca Juga: Krisna Timnas Voli Putra U-20 Indonesia: Perlu Banyak Koreksi untuk Hadapi Iran
"Nanti saat pertandingan ada perubahan akan mengikuti. Mau tipenya seperti apa, mau tinggi, mau cepat, kami akan mengikuti saat di sesi latihan," jelas Joni.
Selain itu, Joni memberikan kabar terkini mengenai kondisi pemain Dawuda yang mengalami benturan saat melawan Jepang.
"Cuma kaget saja. Kaget-kagetnya mungkin masih sakit pas pertandingan lagi ketat-ketatnya," kata Joni.
Meski demikian, Dawuda diharapkan dapat kembali menjadi mesin poin bagi Indonesia seperti saat melawan India.
Pertandingan melawan Iran tentunya akan menjadi tantangan besar bagi Timnas Indonesia, mengingat Iran menjuarai Grup F.
Sementara itu, Jepang akan menghadapi Korea Selatan, yang menempati peringkat kedua di Grup F yang sama, lebih awal pada pukul 16.30 WIB
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





