Mellenia Dinda dan Eka Nurul, Dua Wasit Wanita Berprestasi di Seleksi Wasit Lisensi C1 PSSI

AKURAT.CO, Mellenia Dinda Saputri dan Eka Nurul Permatasari menjadi sorotan di arena seleksi dan kursus wasit Lisensi C1 yang diselenggarakan oleh PSSI di Bogor, 2-8 Maret 2024.
Kedua wasit wanita tangguh ini berhasil lolos seleksi ketat bersama 22 wasit pria lainnya, menyingkirkan 11 kandidat lain setelah melewati tes kebugaran yang ketat.
Berlatar belakang cinta pada sepak bola dan didukung penuh oleh keluarga serta komite wasit, Mellenia dan Eka menceritakan perjalanan mereka yang tak mudah dalam meraih kesuksesan di dunia perwasitan Indonesia.
“Alhamdulillah kami bisa lolos seleksi. Kami bisa melahap lari 4.000 meter dan lebih 200 meter,” ungkap keduanya.
Mellenia dan Eka, yang berasal dari Jawa Timur, telah merasakan tugas berkesan sebagai wasit.
Mellenia mengenang pengalamannya memimpin pertandingan skala nasional di Kajati Kalteng Cup di Kalimantan Tengah, sementara Eka mengingat tugasnya di Piala Soeratin dan Pertiwi regional Jawa Timur.
Kursus wasit ini, yang bebas biaya berkat dukungan PSSI, juga menjadi ajang balas dendam bagi mereka berdua setelah sebelumnya gagal di Elite Pro Academy.
“Saya sangat semangat karena ini gratis, sekalian balas dendam di EPA kemarin kita gagal berdua,” tambah Eka Nurul.
Instruktur FIFA, Subkhiddin Mohd Salleh, bersama timnya yang terdiri dari Purwanto, Jimmy Napitupulu, dan Pratap Singh, memberikan materi mendalam yang meliputi law of the game, bagaimana menjadi wasit modern, hingga pembelajaran taktis seperti handsball, offside, dan tactical fouls.
Prestasi Mellenia dan Eka di seleksi ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan semangat kuat bisa mengantarkan seseorang mencapai impian mereka, sekaligus menjadi inspirasi bagi banyak wanita di Indonesia yang ingin berkarir di dunia sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









