Denda dan Larangan Bermain Dikeluarkan PSSI Jawa Timur Terhadap Pelaku Keributan Liga 3 Jatim

AKURAT.CO, PSSI Jawa Timur mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin terkait insiden dalam pertandingan Liga 3 antara Perseidab Kediri dan Persipro 1954 yang terjadi pada tanggal 18 Januari 2024.
Hasil sidang yang diumumkan pada tanggal 19 Januari 2024, memutuskan hukuman bagi kedua tim dan beberapa individu terkait.
Tim Probolinggo FC (Persipro 1954) dijatuhi hukuman berupa denda sebesar Rp30.000.000,- atas tingkah laku buruk terhadap perangkat pertandingan.
Selain itu, Persipro 1954 juga mendapat sanksi larangan bermain di babak 16 besar Liga 3 PSSI Jawa Timur tahun 2023.
Sementara itu, Perseidab Kediri selaku panitia pertandingan didenda Rp5.000.000,- karena gagal menjalankan tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan pertandingan.
Individu dari tim Persipro 1954, Nama Murdani, pemain bernomor punggung 22, dikenai sanksi larangan bermain selama 5 pertandingan.
Sementara itu, pemain bernomor punggung 5, atas nama Deki Rollas Sandra, dihukum dengan denda Rp18.750.000,-.
Keputusan ini diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan ketertiban dalam sepak bola.
Informasi lebih lengkap tentang sidang ini dapat diakses melalui situs resmi PSSI Jawa Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




