PSIK Klaten Raih Poin Terbanyak dari Fase Kualifikasi Grup Hingga Delapan Besar

AKURAT.CO, Dalam perjalanan mereka dari babak penyisihan hingga 12 besar Liga 3 Zona Jawa Tengah, PSIK Klaten telah menempatkan diri mereka sebagai pemimpin yang tak terbantahkan.
Tim ini berhasil mengumpulkan total 25 poin, mendominasi papan klasemen dengan delapan kemenangan, satu hasil seri, dan hanya satu kekalahan dari sepuluh pertandingan yang telah dilakoni.
PSDB Demak dan Persab Brebes mengikuti dengan rapat di posisi kedua dan ketiga, keduanya mengantongi 20 poin.
Baca Juga: Pertarungan Untuk Bertahan: Playoff Liga 2 dan Bayang-bayang Liga 3
Kedua tim telah menunjukkan performa yang solid sepanjang babak penyisihan, dengan PSDB Demak unggul selisih gol atas Persab Brebes.
Sementara itu, Persip Pekalongan menemukan diri mereka dalam situasi yang sulit. Dengan hanya 11 poin dan berada di peringkat delapan, mereka menjadi tim dengan perolehan poin paling minim, yang disebabkan oleh fakta bahwa mereka telah memainkan empat pertandingan lebih sedikit dibandingkan dengan tim-tim lainnya.
Perjuangan untuk mendaki papan klasemen dan mengamankan posisi di babak selanjutnya menjadi lebih berat bagi Persip Pekalongan.
Baca Juga: PSIS Semarang Bersiap Hadapi Persebaya di Laga Tunda Liga 1
Mereka harus memanfaatkan setiap kesempatan dalam pertandingan yang tersisa untuk mengejar ketertinggalan dan memperbaiki peringkat mereka di klasemen.
Babak 12 besar Liga 3 Zona Jawa Tengah telah menunjukkan persaingan yang ketat dan tak kenal ampun, dengan setiap tim berjuang keras untuk meraih poin maksimal.
Dengan fase kritis musim ini masih berlangsung, setiap pertandingan menjadi penting dan setiap poin menjadi berharga dalam laga yang akan menentukan siapa yang berhak maju dan siapa yang harus terhenti langkahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




