Persib Bandung Diluar Nalar, Buang Striker Frets Butuan tapi Kontrak Kiper Buangan, Kok Bisa? Ini Kata Bos Teddy Tjahjono

AKURAT.CO, Persib Bandung Diluar Nalar, Buang Striker Frets Butuan tapi Kontrak Kiper Buangan, Kok Bisa? Ini Kata Bos Teddy Tjahjono
Persib Bandung secara resmi melepas striker Frets Butuan, namun disisi lain mereka justru mengkontrak kiper anyar Kevin Ray Mendoza Hansen, yang dinilai tidak memiliki kontribusi di klub sebelumnya.
Keputusan manajemen Persib Bandung ini pun mendapat reaksi dari para suporter bobotoh Persib Bandung, mereka menilai keputusan manajemen tidak tepat.
Baca Juga: Pj Gubernur Jateng Konfirmasi Belum Ada Kepala Daerah Ajukan Cuti Kampanye Pemilu 2024
Persib Bandung resmi mendatangkan dua pemain asing baru di hari terakhir bursa transfer BRI Liga 1 2023/24, Selasa (28/11/2023).
Mereka adalah penjaga gawang Timnas Filipina Kevin Ray Mendoza, dan mantan gelandang Juventus Stefano Beltrame.
Kevin dan Stefano jadi kekuatan baru Persib di putaran kedua.
Kevin Ray Mendoza musim lalu bermain untuk klub kasta tertinggi Liga Malaysia Kuala Lumpur FC.
Bergabung dengan Persib ia akan bereuni dengan pelatihnya dahulu di Kuala Lumpur, Bojan Hodak.
Penjaga gawang keturunan Filipina-Denmark ini dikontrak Persib selama 18 bulan.
Sementara itu Stefano Beltrame sebelumnya memperkuat CS Maritimo di Liga Portugal, ia memainkan 20 pertandingan di ajang kompetisi domestik.
Selain pernah memperkuat Juventus, ia juga sempat memperkuat Timnas Italia U20 pada 2013 silam.
Ia dikontrak Persib selama enam bulan.
Tidak hanya merekrut pemain anyar, Persib juga melepas striker mereka, Frets Butuan.
Pemain bernomor punggung 21 tersebut bergabung dengan Persib di kompetisi Liga 1 tahun 2019 dari PSMS Medan.
Selama lima musim berseragam Persib, Frets telah tampil dalam 90 pertandingan kompetisi dengan sumbangan 11 gol.
Terakhir, Frets tampil pada pertandingan kandang
Keputusan manajemen ini pun mendapat pro kontra dari para pendukung Persib.
Terutama keputusan untuk melepas Frets Butuan dan merekrut kiper Kevin Ray Mendoza
Para suporter menyanyangkan keputusan tersebut.
Frets Butuan dinilai menjadi pemain penting Persib Bandung sehingga seharusnya tidak dilepas.
Sementara terkait kiper Kevin Ray Mendoza, sejauh ini penjaga gawang keturunan Filipina-Denmark, tidak banyak berkontribusi di klub lawas.
Dari data transfermarkt, Kevin Ray Mendoza bahkan tidak masuk dalam daftar pemain Kuala Lumpur FC di banyak pertandingan, yang mereka lakoni di Liga Malaysia
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono pun angkat bicara soal tersebut.
Dipaparkan Persib menyetujui permohonan Frets Listanto Butuan mengundurkan diri, berkaitan dengan penugasan barunya ke Kodam XVI/Pattimura dan pertimbangan alasan keluarga.
Karena itu, ikatan kerja sama Persib dan Frets pun dinyatakan berakhir pada pertengahan kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 ini.
"Karena dipindahtugaskan ke Kodam XVI/Pattimura, sejak pertengahan November 2023, Frets sudah tidak bergabung dalam sesi latihan Persib. Karena itu, Frets juga absen pada saat Persib menghadapi Dewa United, Minggu, 26 November 2023 lalu," terangnya.
"Karena pemindahtugasan tersebut, Frets mengajukan permohonan mengundurkan diri dari PERSIB. Karena masih ingin melanjutkan karier sepakbolanya, Frets mencari klub di tempat dia bertugas," jelas Teddy.
Sementara itu, Teddy menyampaikan ucapan selamat datang untuk kedua pemain anyar mereka.
Dari harapan manajemen Persib, keduanya bisa berkontribusi dalam misi Maung Bandung lolos ke Championship Series BRI Liga 1 2023/24.
“Kami menyampaikan telah menambah kiper baru, Kevin Ray Mendoza dengan kontrak berdurasi 18 bulan. Kita berharap, Kevin bisa berkontribusi untuk Persib,” harap Teddy.
“Wilujeng Sumping, Stefano yang akan memperkuat Persib dengan ikatan kontrak enam bulan kedepan dengan opsi perpanjangan,” tambahnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









