UPDATE! Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Berhasil Dipadamkan, 4 Warga Meninggal Dunia

JATENG.AKURAT.CO, Kebakaran hebat yang melanda sumur migas ilegal di wilayah Blora akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan setelah upaya panjang dan penuh tantangan.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu (17/8/2025) sekitar pukul 11.30 WIB ini menelan korban jiwa dan kerugian material cukup besar.
Dilaporkan usai upaya pemadaman yang berlangsung selama beberapa hari, pada Sabtu petang 23 Agustus 2025, kebakaran sumur migas tersebut berhasil padam.
Baca Juga: Tiga Orang Tewas dan Dua Luka-luka dalam Kebakaran Sumur Minyak di Blora
Kronologi dan Upaya Pemadaman
Api muncul akibat aktivitas penambangan minyak secara ilegal yang memicu ledakan di sekitar lokasi pengeboran, tak jauh dari permukiman warga di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kec. Bogorejo, Kab. Blora, Minggu 17 Agustus 2025.
Begitu api membesar, tim gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Langkah pertama dilakukan dengan pembuatan tanggul menggunakan ekskavator dan smothering dengan foam selama 40 menit, namun api belum berhasil dipadamkan.
Selanjutnya, tim mencoba metode lumpur dari tanah liat dibantu ekskavator selama 1 jam, disertai pemantauan konsentrasi gas di area bundwall pada jarak ±10 meter dari titik sumur ilegal.
Hasil pengukuran gas menunjukkan kondisi aman dengan LEL konsisten di angka 0%.
Meski begitu, api masih menyala sehingga pemadaman dilanjutkan dengan skenario injeksi dan sirkulasi air asin, serta memperkuat tanggul lebih dekat ke titik kebakaran.
Dalam operasi ini, dukungan datang dari BPBD Rembang, Pati, Grobogan, dan Kudus yang turut mempercepat proses penanganan.
Setelah kerja keras berjam-jam, kobaran api akhirnya dapat dijinakkan.
Dampak Kerusakan dan Korban
Peristiwa ini menimbulkan dampak serius:
- 2 rumah warga rusak berat akibat terbakar
- 3 rumah mengalami rusak sedang
- 4 warga meninggal dunia (MD)
- 1 balita mengalami luka bakar berat dan kini mendapat perawatan intensif di RS Sardjito Yogyakarta.
Kebakaran ini dipastikan berasal dari aktivitas penambangan sumur migas ilegal oleh masyarakat, yang selama ini masih ditemukan di kawasan Blora.
**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




