Innalilahi, Gus Alam Alamuddin Dimyati Rois Meninggal Dunia, Ini Penyebab dan Riwayat Hidupnya

JATENG.AKURAT.CO, Innalilahi wainnailaihi rojiun, kabar duka datang dari dunia politik nasional.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Alamuddin Dimyati Rois atau yang akrab disapa Gus Alam, meninggal dunia pada Selasa pagi, 6 Mei 2025, sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat artikel ini diunggah, jenazah almarhum Gua Alam dikonfirmasi masih berada di Rumah Sakit Budi Rahayu, Pekalongan, Jawa Tengah.
Baca Juga: Layak Coba! Ini 5 Rekomendasi Tempat Makan Halal di Daerah Kuta Bali, Cocok Buat Sarapan
Kabar meninggalnya Gus Alam juga beredar di pesan singkat
"Innalillahi wainna ilaihirojiun
Gus Alam Sowan wonten ngarso dalem ALLAH pukul 5.40 WIB nyuwun Dipun ngapunten sedanten salah hilaf ipun,nyuwun pandonganipun mugio pinaringan Husnul Khotimah," demikian pesan singkat Whatsapp yang beredar.
Ulama Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf juga mengabarkan kabar duka melalui akun resmi Facebook.
"انا لله و إنا اليه راجعون
Turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya :
KH. Alamudin Dimyati Rois
Pengasuh Pon. Pes. Alfadlu Wal Fadilah Kaliwungu Kendal.
—
Di Mohon menyempatkan Ziyadah Doa Fatihah untuk beliau.
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه," tulisnya.
Kronologi dan Penyebab Meninggal
Sebelum meninggal dunia, Gus Alam tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut
Diketahui Gus Alam mengalami luka berat akibat kecelakaan maut di ruas Tol Pemalang–Batang pada Jumat, 2 Mei 2025, sekitar pukul 02.40 WIB.
Mobil Toyota Innova yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk fuso di Km 315+900 jalur A, wilayah Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.
Dalam kecelakaan tersebut, dua orang dinyatakan meninggal di tempat dan dua lainnya luka berat, termasuk Gus Alam.
Setelah dirawat intensif selama beberapa hari, kondisinya tidak kunjung membaik hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Selasa pagi, 5 Menit 2025
Riwayat Hidup dan Kiprah Politik
Gus Alam lahir di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada 26 Desember 1980.
Ia merupakan alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Diponegoro Semarang.
Sebagai politisi, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PKB
Tercatat selama empat periode berturut-turut: 2009–2014, 2014–2019, 2019–2024, dan 2024–2029.
Selain aktif di parlemen, Gus Alam juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadllu Wal Fadhilah 2 di Srogo Sidorejo, Kendal, yang didirikannya pada 2017.
Kiprahnya juga tercatat dalam struktur partai sebagai Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Jawa Tengah dan Wakil Ketua Garda Bangsa Jawa Tengah.
Warisan dan Kenangan
Sebagai putra dari KH. Dimyati Rois, Gus Alam mewarisi semangat keagamaan dan kepemimpinan dari sang ayah.
Ia dikenal sebagai pribadi yang ramah, religius, dan aktif dalam membina generasi muda melalui pesantren maupun organisasi kepemudaan.
Kepergian Gus Alam meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya.
Doa dan penghormatan terus mengalir sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan dedikasinya bagi bangsa dan umat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






