JADWAL TANGGAL Rekayasa Lalu Lintas Contra Flow, One Way dan Aturan Ganji Genap di Arus Mudik - Arus Balik Lebaran 2025

JATENG.AKURAT.CO, Dalam rangka mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2025, Jasa Marga bersama pihak kepolisian akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.
Sistem yang diterapkan meliputi Ganjil-Genap, Contra Flow, dan One Way di beberapa ruas jalan tol utama.
Berikut ketentuan jadwal tanggal lengkap pelaksanaan aturan rekayasa lalu lintas Ganjil-Genap, Contra Flow, dan One Way di beberapa ruas jalan tol utama Trans Jawa
Baca Juga: Antrian Panjang di Gerbang Tol Pejagan Akibat E Tol Habis, Kapolda Beri Himbauan
Cek jadwal tanggal lengkapnya:
1. Ganjil-Genap
Sistem ganjil-genap akan diberlakukan untuk mengatur volume kendaraan di jalan tol tertentu.
Pengaturan ini berdasarkan angka terakhir di nomer plat kendaraan, dengan merujuk angka genap atau ganjil serta sebaliknya
Arus Mudik:
KM 47 (Cikampek) - KM 414 (GT Kalikangkung)
Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB - Minggu, 30 Maret 2025, pukul 24.00 WIB
Arus Balik:
KM 414 (GT Kalikangkung) - KM 47 (Cikampek)
Kamis, 3 April 2025, pukul 00.00 WIB - Senin, 7 April 2025, pukul 24.00 WIB
2. Contra Flow
Contra flow akan diterapkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas tol yang diprediksi mengalami kemacetan.
Dalam penerapannya, di sisi kiri akan berlaku satu arah sedangkan di jalur kanan ruas jalan tol, akan diberlakukan sistem dua arah.
Arus Mudik:
KM 47 - KM 70 Ruas Tol Jakarta-Cikampek
Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB - Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 24.00 WIB
Senin, 31 Maret 2025, pukul 13.00 WIB - 18.00 WIB
Selasa, 1 April 2025, pukul 11.00 WIB - 18.00 WIB
Arus Balik:
KM 70 - KM 47 Ruas Tol Jakarta-Cikampek
Kamis, 3 April 2025, pukul 14.00 WIB - Senin, 7 April 2025, pukul 24.00 WIB
3. One Way
Sistem one way diterapkan untuk memperlancar arus kendaraan dalam volume tinggi.
Dalam penerapannya, seluruh ruas jalan tol diberlakukan satu arah
Arus Mudik:
KM 70 (Cikampek) - KM 414 (GT Kalikangkung)
Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB - Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 24.00 WIB
Arus Balik:
KM 414 (GT Kalikangkung) - KM 70 (Cikampek)
Kamis, 3 April 2025, pukul 14.00 WIB - Senin, 7 April 2025, pukul 24.00 WIB
Informasi Tambahan Jika One Way Diberlakukan
Penutupan jalan masuk, pembersihan jalur, dan rest area dilakukan 2 jam sebelum one way dimulai.
Normalisasi lalu lintas dan pembukaan jalan masuk dilakukan 2 jam setelah one way selesai.
Catatan Penting
Jadwal rekayasa lalu lintas dapat berubah berdasarkan situasi di lapangan, volume kendaraan, dan kecepatan operasional.
Pelaksanaan kebijakan ini akan mengikuti diskresi dari pihak kepolisian.
Untuk informasi lebih lanjut, pengguna jalan dapat menghubungi Call Center Jasa Marga 14080 atau mengakses aplikasi Travoy.
Semoga perjalanan mudik dan arus balik Anda berjalan aman dan lancar!
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





