Perubahan Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Februari 2025: Berikut Ini Info Penting yang Harus Anda Ketahui!

JATENG.AKURAT.CO, PT KAI baru saja mengumumkan pembaruan penting terkait pemesanan tiket kereta api untuk keberangkatan Februari 2025.
Jika Anda berencana melakukan perjalanan bulan tersebut, perhatikan informasi berikut agar tidak melewatkan kesempatan memesan tiket!
Apa yang Berubah?
1. Penjualan Tiket untuk Februari 2025:
Tiket kereta api untuk keberangkatan mulai 1 Februari 2025 belum dapat dipesan saat ini.
Pemesanan tiket keberangkatan Februari 2025 baru akan dibuka secara bertahap mulai 1 Januari 2025, dengan sistem H-30.
2. Keberangkatan Hingga Akhir Januari 2025:
Tiket kereta api masih bisa dipesan hingga keberangkatan tanggal 31 Januari 2025 melalui:
- Aplikasi Access by KAI
- Website kai.id
- Call Center 121
- Mitra resmi penjualan tiket lainnya.
3. Penyebab Penundaan
Penyesuaian ini dilakukan karena finalisasi Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 dan perubahan pola operasional perjalanan.
Apa Itu Gapeka?
Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api) adalah sistem yang digunakan PT KAI untuk mengatur jadwal perjalanan kereta api.
Perubahan pada Gapeka biasanya dilakukan untuk:
Mengoptimalkan rute perjalanan.
Menyesuaikan kebutuhan operasional dengan permintaan penumpang.
Meningkatkan efisiensi dan kenyamanan perjalanan.
Tips untuk Menghadapi Perubahan
Pantau Informasi Resmi
Selalu cek informasi terbaru melalui media sosial resmi KAI121 atau situs resmi kai.id.
Pesan Tiket Lebih Awal
Mulai 1 Januari 2025, siapkan rencana perjalanan Anda dan lakukan pemesanan sesegera mungkin agar tidak kehabisan tiket.
Cek Jadwal Alternatif
Jika keberangkatan Anda berada di awal Februari, pertimbangkan untuk memesan tiket keberangkatan akhir Januari sebagai opsi cadangan.
PT KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, tetapi perubahan ini bertujuan memberikan pelayanan yang lebih baik ke depannya.
Jangan lupa untuk mencatat tanggal penting pemesanan tiket dan nikmati perjalanan kereta Anda dengan lancar!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




