Jateng

Tim Bridge Siwo PWI Jateng Sumbang Medali Perak di Porwanas 2024

Afri Rismoko | 22 Agustus 2024, 18:09 WIB
Tim Bridge Siwo PWI Jateng Sumbang Medali Perak di Porwanas 2024

AKURAT.CO, Tim bridge Siwo PWI Jawa Tengah (Jateng) berhasil meraih medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2024 yang berlangsung di Gedung Kwarda Pramuka, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pada partai final, tim bridge Siwo PWI Jateng harus mengakui keunggulan tim bridge Siwo PWI Jawa Barat dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan menunjukkan kualitas permainan tinggi dari kedua tim.

Dengan perolehan medali perak ini, tim bridge Siwo PWI Jateng memberikan kontribusi besar bagi kontingen Jawa Tengah di Porwanas 2024. Tim ini terdiri atas pasangan Saptono JS - Imam Nuryanto dan Bakti Yudatama - Moh Fahmi Insetyonoto.

Baca Juga: Demonstrasi Mahasiswa Semarang Menolak RUU Pilkada Berujung Ricuh, 12 Mahasiswa Dilarikan ke RS Roemani

Saptono, Koordinator Tim Bridge Siwo PWI Jateng, mengungkapkan rasa puasnya atas performa tim yang solid dan kompak sepanjang pertandingan.

"Tim kami bermain sangat baik, dengan koordinasi yang luar biasa solid. Alhamdulillah, kami berhasil menyumbangkan medali perak untuk kontingen Jateng," ujarnya.

Manajer Tim Bridge Siwo PWI Jateng, Linggarjati, juga menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian tim. Ia bahkan telah memberikan bonus sebesar tiga juta rupiah kepada para pemain sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka.

Baca Juga: Momen Ricuh Demo Mahasiswa di DPRD Jateng, Ditolak Ambulan Hingga Menendang Polisi

"Ini adalah pencapaian yang membanggakan. Tim telah bekerja keras, dan bonus ini adalah apresiasi kecil atas usaha mereka. Kami berharap bisa terus melaju dan membawa pulang piala," kata Linggarjati.

Kusumo Hararyo, pelatih bridge Siwo PWI Jateng sejak 2016, juga menyoroti faktor percaya diri dan kekompakan tim sebagai kunci keberhasilan mereka mencapai babak final.

"Faktor percaya diri dan kekompakan tim menjadi kekuatan dahsyat yang membawa tim ini melaju hingga final," ungkapnya dengan bangga.

Mengingat tim hanya berkekuatan empat personil tanpa pengganti, faktor stamina dan kekompakan menjadi hal yang sangat diperlukan untuk mencapai kesuksesan ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A