Jateng

Semarang Pionir: Perwal Pariwisata Berkualitas Pertama di Indonesia, Tawarkan Produk dan Layanan Terbaik

Arixc Ardana | 28 Juli 2024, 19:50 WIB
Semarang Pionir: Perwal Pariwisata Berkualitas Pertama di Indonesia, Tawarkan Produk dan Layanan Terbaik

AKURAT.CO, Kota Semarang semakin memantapkan posisinya sebagai destinasi wisata yang menarik.

Tidak hanya dari segi jumlah kunjungan wisatawan, namun juga kualitas pengalaman yang ditawarkan.

Pemerintah Kota Semarang pun terus berupaya meningkatkan kualitas pariwisata melalui berbagai inovasi dan regulasi.

Baca Juga: Semarang Vibes! 4 Penginapan Instagramable Dekat Sam Poo Kong yang Bikin Liburanmu Makin Asyik! Banyak Destinasi Strategis Juga Lho

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang penyelenggaraan pariwisata yang berkualitas.

Perwal ini diharapkan menjadi payung hukum yang kuat dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.

"Pariwisata berkualitas merupakan sebuah ekosistem pariwisata yang mampu menciptakan kenyamanan, kepuasan, kebahagiaan, kesejahteraan dan keberlanjutan bagi masyarakat/wisatawan lokal dan manca negara meliputi 4 Pilar yaitu Daya Saing Daerah, Keberlanjutan, Keunikan dan Pariwisata bernilai tinggi," papar Wing Wiyarso, selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang

Dipaparkan, pariwisata Kota Semarang telah memberi dampak yang signifikan dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang.

Meski indikator pencapaian kuantitatif sudah sangat baik namun masih diperlukan upaya untuk mengoptimalkan dampak pariwisata terhadap ekonomi, sosial budaya dan lingkungan.

Dalam upayanya tersebut, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang telah menyusun Peraturan Wali kota sebagai payung hukum tentang penyelenggaraan pariwisata yang berkualitas.

Dalam konteks daya saing dasar pariwisata berkualitas mengacu pada kemampuan sebuah destinasi pariwisata untuk menarik dan mempertahankan wisatawan dengan menawarkan produk dan layanan yang berkualitas tinggi.

"Daya Saing Dasar dimaksud meliputi, lingkungan pendukung, kebijakan pendukung, infrastruktur fisik dasar dan atraksi sumber daya alam serta budaya pendukung," terang Wing Wiyarso.

Pariwisata bernilai tinggi dalam konteks pariwisata berkualitas merujuk pada ketersediaan layanan, akomodasi dan amenitas berbasis nilai, Hight Value Market Segment

"Dengan memprioritaskan kualitas pengalaman, destinasi wisata berupaya menawarkan layanan dan fasilitas unggulan yang mendalam dan bermakna bagi wisatawan, sehingga menciptakan kenangan yang berkesan dan kepuasan yang tinggi," lanjutnya.

Selain itu, pariwisata yang berkualitas juga memastikan bahwa keberadaan pariwisata memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan infrastruktur, dan pelestarian budaya serta lingkungan.

Lebih lanjut, Wing menuturkan Kota Semarang menjadi destinasi liburan yang sempurna bagi wisatawan. Dari tempat-tempat bersejarah yang menakjubkan, seperti Lawang Sewu dan Kota La

ma, hingga destinasi wisata bernuansa pedesaan seperti Desa Wisata Kandri, Bukit Senja hingga Pantai Tirang yang mengesankan. 

Selain itu, ditambah dengan keragaman kultur budaya yang luar biasa yang menjadi cerminan harmoni dan toleransi antara berbagai kelompok etnis dan agama yang hidup berdampingan. 

Ditambahkan Wing, jika keragaman budaya di kota Semarang menjadi salah satu daya tarik unik yang memberikan pengalaman wisatawan yang tengah berkunjung di Kota Lunpia Semarang.

"Tidak kalah menariknya adalah kekayaan kuliner Semarang, dengan hidangan khas seperti Lumpia Semarang, Wingko Babat, dan Tahu Pong yang menggugah selera. Setiap wisatawan pasti ingin mencicipi berbagai makanan lezat ini dan menikmati keunikan cita rasa khas Kuliner Semarangan," papar Wing.

Dijelaskan, untuk mewujudkan pengembangan kepariwisataan di Kota Semarang, peran strategis sektor pariwisata perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin.

"Melalui pembangunan seluruh aspek yang terkait yaitu aspek destinasi pariwisata, pemasaran pariwisata, industri pariwisata dan kelembagaan pariwisata, melalui pembangunan aspek- aspek ini diharapkan diperoleh nilai tambah optimal dari keberadaan sektor pariwisata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Semarang," jelasnya.

Kemajuan pariwisata ditunjukkan oleh semakin berkembangnya aspek-aspek pariwisata yang berimplikasi pada meningkatnya jumlah kunjungan, lama kunjungan dan semakin tingginya belanja para wisatawan di Kota Semarang. 

Kemajuan sektor pariwisata yang diharapkan adalah berdampak terhadap tingginya penyerapan tenaga kerja, meningkatnya pendapatan daerah dari sektor pariwisata serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat. 

"Saat ini jumlah wisatawan Kota Semarang selalu menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah dalam 10 tahun terakhir, dan Kota Lama sebagai daya tarik wisata paling banyak dikunjungi wisatawan Nusantara," pungkasnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.