Menuju Porwanas Kalimantan 2024: Tim Bridge SIWO PWI Jateng Siap Tampil Maksimal

AKURAT.CO, Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional) Kalimantan 2024 semakin dekat dan harapan akan peningkatan prestasi di cabor bridge semakin tinggi.
Grafik penampilan dari dua kali ajang Porwanas sebelumnya menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Koordinator cabor bridge SIWO PWI Jateng, Saptono Joko S, memberikan komentarnya mengenai persiapan tim.
"Kami melihat perkembangan yang positif dari dua ajang Porwanas sebelumnya, dan kami berharap bisa meraih hasil yang lebih baik lagi di Kalimantan," ujar Saptono, Sabtu (27/7/2024) malam.
Tim cabor bridge SIWO PWI Jateng terdiri atas empat atlet, Saptono Joko S, Yudatama, Imam Nuryanto, dan Fahmi Insetyonoto.
Baca Juga: Indonesia dan Tiga Tim Unggulan Lainnya Pastikan Tempat di Semifinal Kejuaraan Voli U20 Asia
Keempat atlet ini telah berpartisipasi dalam cabor bridge sejak Porwanas 2016 di Bandung, Jawa Barat, dan melanjutkan prestasi mereka di Porwanas 2022 di Malang.
Manajer tim, Linggarjati, juga menambahkan optimisme mengenai persiapan tim.
"Kami terus berlatih dan memperbaiki strategi untuk menghadapi kompetisi di Kalimantan. Dengan kerja keras dan kerja sama tim, kami yakin bisa memberikan yang terbaik," kata Linggarjati.
Imam Nuryanto menambahkan bahwa pengalaman dari dua Porwanas sebelumnya menjadi modal berharga bagi tim.
Baca Juga: Infantino dan Prabowo Bahas Masa Depan Sepak Bola Indonesia di Paris
"Setiap kali kami ikut serta, kami mendapatkan pelajaran berharga yang membantu kami berkembang lebih baik lagi," ungkapnya.
Adapun Yudatama juga sepakat bahwa dukungan dan kerja sama tim adalah kunci utama kesuksesan.
"Kami selalu saling mendukung satu sama lain, dan itu yang membuat kami semakin solid," kata Yudatama.
Prestasi yang meningkat dari dua kali Porwanas sebelumnya memberikan motivasi besar bagi tim bridge SIWO PWI Jateng. Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, mereka berharap bisa meraih hasil terbaik di Porwanas Kalimantan 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






