Syahrul Trisna Fadillah, Penjaga Gawang Timnas, Gabung PSIS Semarang

AKURAT.CO, PSIS Semarang resmi menambah kedalaman skuat di posisi penjaga gawang dengan mendatangkan Syahrul Trisna Fadillah jelang kompetisi Liga 1 2024/25.
Mantan penjaga gawang Persikabo 1973 ini dihadirkan untuk memperkuat Laskar Mahesa Jenar dan memberikan lebih banyak pilihan bagi tim pelatih di bawah mistar gawang.
Pelatih kiper PSIS, I Komang Putra, menyatakan bahwa kehadiran Syahrul diharapkan bisa menciptakan persaingan yang sehat di antara penjaga gawang PSIS.
"Kami datangkan Syahrul untuk menambah kedalaman skuat dan menciptakan persaingan yang sehat di antara penjaga gawang. Syahrul juga memiliki pengalaman baik di klub maupun Timnas dan kami juga antisipasi kalau Adi Satryo sering mendapat panggilan Timnas," ujar I Komang Putra pada Rabu (10/7).
Yoyok Sukawi, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, menambahkan bahwa manajemen sepakat dengan usulan tim pelatih untuk menambah penjaga gawang demi menciptakan persaingan yang sehat.
"Tim pelatih mengusulkan penambahan penjaga gawang dan mereka langsung berburu hingga akhirnya mendapatkan Syahrul. Kami pun langsung menyetujui karena di posisi penjaga gawang supaya lebih banyak pemain yang siap main. Selamat datang Syahrul dan semoga bisa berkontribusi membawa PSIS berprestasi musim ini," tutur Yoyok Sukawi.
Syahrul Trisna Fadillah, yang terakhir memperkuat Persikabo sejak tahun 2017, memiliki pengalaman yang cukup di level klub dan Timnas.
Penjaga gawang berusia 28 tahun ini terakhir bergabung bersama skuat Garuda di ajang Kualifikasi Piala Dunia saat Timnas menghadapi Vietnam pada bulan Maret lalu.
Syahrul akan diikat kontrak selama satu musim ke depan dengan harapan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi PSIS Semarang dalam menghadapi Liga 1 2024/25.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









