Jateng

Heboh Jilbab Emas Owner Mirahayati Skincare, Profil Instagram TikTok Mira Hayati Dulu Viral Tas Emas hingga Beli Emas 1 Kg saat Naik Haji

Arixc Ardana | 1 April 2024, 15:06 WIB
Heboh Jilbab Emas Owner Mirahayati Skincare, Profil Instagram TikTok Mira Hayati Dulu Viral Tas Emas hingga Beli Emas 1 Kg saat Naik Haji

AKURAT.CO, Heboh Jilbab Emas Owner Mirahayati Skincare, Profil Instagram TikTok Mira Hayati Dulu Viral Tas Emas hingga Beli Emas 1 Kg saat Naik Haji 

Pengusaha Mira Hayati kembali membuat heboh dunia maya, usai mengunggah dirinya saat memakai jilbab emas, ya jilbab yang terbuat dari emas

Jilbab emas tersebut tampak dari video yang diunggah dari akun TikTok miliknya @mirahayati91, sebelumya Mira Hayati juga pernah membuat heboh dengan tas emas 24 karat hingga aksi borong emas hingga 1 kg saat naik haji pada 2023 lalu, hingga dijuluki wanita emas

Baca Juga: Pastikan Kualitas dan Kuantitas Sesuai Takaran, Pertamina Patra Niaga JBT Gelar Uji Tera dan Density Produk BBM di SPBU

Mira Hayati, seorang pengusaha skincare yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, telah menjadi sorotan utama dalam dunia bisnis dan media sosial setelah memamerkan koleksi perhiasan emasnya yang luar biasa.

Kali ini, wanita kelahiran tahun 1995 memerkan jilbab yang terbuat dari emas

Emas-emas tersebut dirangkai seperti ronce bungan melati, kemudian jadikan sebagai jilbab.

Hal ini tentu kembali menarik perhatian dari para warganet

Sebelumnya, Mira Hayati juga pernah viral usai aksi pamer tas emas hingga aksi borong perhiasan emas seberat 1 kg, yang harga dan pajak mencapai Rp 1 miliar lebih

Keputusannya untuk membeli satu kilogram emas sebagai bagian dari ibadah haji di Arab Saudi telah memicu gelombang perbincangan yang luas

Saat itu, Mira membeli perhiasan emas berupa gelang cincin kalung dan sebagainya di Arab Saudi

Emas tersebut dibeli dengan nilai sekitar 800 juta rupiah, namun karena dinilai sebagai barang mewah, emas yang dibeli di Tanah Suci tersebut pun dikenai pajak yang cukup tinggi saat tiba di Indonesia

Pemilik produk kecantikan itu mengatakan 1 kg emas yang dibeli berbentuk perhiasan, mulai kalung hingga cincin.

"Ada gelang, kalung 2, cincin, pokoknya oleh-oleh yang saya bawa sekitar 1 kg," terangnya.

Dia juga mengaku membayar pajak kepada Bea Cukai saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Kamis (13/7/2023).

"Harganya ini (emas 1 kilogram) Rp 800 juta tidak sampai Rp 900 juta, pajaknya Rp 278 juta," ucap.

Sebelumnya pengusaha wanita ini juga membuat heboh dengan tas jinjing yang seluruhnya dibuat dari emas, yang harganya ditaksir sekitar 500 juta lebih

Lalu siapa sosok Mira Hayati ini, dan darimana sumber kekayaannya? 

Diketahui Mira Hayati merupakan seorang pengusaha Owner MH Whitening Skin asal Makassar yang berdiri sejak 9 Juli 2020.

Produknya telah memiliki 20.000 reseller di seluruh Indonesia.

Mira Hayati mengungkapkan, jika MH Whitening memiliki master Stockist yang menguasai pulau besar di Indonesia seperti Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan.
 
Termasuk 500 tim reseller dari se-Sumatera Selatan, Lampung dan Medan.

Mira Hayati mengklaim produknya telah menguasai pasar kosmetik Indonesia, Arab Saudi, Dubai, Malaysia, Hongkong dan Taiwan.

Motivator sekaligus penggagas produk kecantikan tersebut menjelaskan jika proses panjang melalui tangga kehidupan tak membuatnya lupa untuk merangkul orang lain menuju kesuksesan.

Termasuk 500 tim reseller dari se-Sumatera Selatan, Lampung dan Medan.

Mira Hayati mengklaim produknya telah menguasai pasar kosmetik Indonesia, Arab Saudi, Dubai, Malaysia, Hongkong dan Taiwan.

Motivator sekaligus penggagas produk kecantikan tersebut menjelaskan jika proses panjang melalui tangga kehidupan tak membuatnya lupa untuk merangkul orang lain menuju kesuksesan.

Selain itu, wanita yang akrab disapa Mira mengatakan selama pandemi produk MH Whitening Skin mengalami peningkatan yang cukup pesat.

***

 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.