Profil Biodata Supriyatno Mantan Direktur Utama Bank Jateng, Dikenal Dekat Ganjar Pranowo Satu Almamater di UGM

AKURAT.CO, Profil Biodata Supriyatno Mantan Direktur Utama Bank Jateng, Dikenal Dekat Ganjar Pranowo, Satu Almamater di UGM
Berikut ini profil biodata Supriyatno mantan Direktur Bank Jateng, yang merupakan alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM)
Sosok Supriyatno sebagai Direktur Bank Jateng saat itu, dikenal dekat dengan mantan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, yang sebagai kepala daerah menjadi pemegang saham pengendali Bank Jateng
Baca Juga: Sejarah dan Profil Singkat Bank Jateng: Membangun Jawa Tengah dari Generasi ke Generasi
Tidak hanya itu sebagai sesama alumni UGM, faktor almamater juga menjadikan keduanya akrab
Diketahui Ganjar Pranowo merupakan Ketua Umum Keluarga Alumni UGM (Kagama) dua periode 2014-2019 dan 2019-2024
Supriyatno dikenal sosok yang mencerminkan keberhasilan dalam menggabungkan dunia perekonomian dengan seni musik.
Alumnus Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada ini memegang posisi penting, saat itu menjabat sebagai Direktur Utama Bank Jateng, sementara di sisi lain, ia aktif menggeluti seni musik, khususnya jazz.
Lahir di Sleman, Yogyakarta, 61 tahun yang lalu, bermusik bagi Supriyatno bukan sekadar mengisi waktu luang.
Di tengah kesibukannya memimpin sebuah perusahaan, ia dikenal sebagai seorang seniman musik jazz dengan grupnya yang bernama “Nano Tirta and Friends”.
Bersama rekannya, ia telah menunjukkan kemahirannya dalam memainkan alat musik flute di berbagai panggung
Bahkan berbagi panggung dengan seniman jazz kenamaan dunia Kenny G di acara Prambanan Jazz Festival pada Oktober 2015.
Melalui kesukaannya terhadap musik jazz, Supriyatno ingin menyampaikan pesan bahwa menjadi seorang pemimpin perusahaan tidak menghalangi kesetiaannya terhadap seni yang ia cintai.
Bahkan, hobi tersebut mampu menunjang keberhasilan karirnya di dunia perbankan. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian dalam pendidikan formal, tetapi juga dari pengembangan diri sesuai minat yang dimiliki.
Hal ini dapat memperkaya kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, aspek yang penting dalam dunia bisnis.
Perjalanan sukses Supriyatno tidak lepas dari proses belajar dan kerja keras.
Setelah lulus dari UGM, ia memulai karirnya sebagai staf di Bank Dagang Negara Jakarta pada tahun 1983.
Kesempatan untuk melanjutkan studi MBA di University of Dallas, AS, pada jurusan International Management membuka jalan baru baginya.
Namun, di tengah jalan, ia terpaksa menghadapi krisis ekonomi pada tahun 1997-1999 yang memaksanya untuk pensiun dini dari Bank Dagang Negara.
Tetapi, kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. Pada tahun 2000, ia kembali menapaki jalur pendidikan dengan melanjutkan studi doktoral di FEB UGM.
Puncak karirnya tercapai saat ia menjabat sebagai Direktur Utama Bank Jateng, suatu pencapaian yang diakui dengan predikat "The Best Leadership CEO Perbankan" pada tahun 2016.
Mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno mengundurkan diri demi alasan kaderisasi.
Pengunduran dirinya, meskipun dilakukan lebih awal dari masa jabatan yang diharapkan, merupakan langkah yang diambilnya demi kelangsungan organisasi yang dipimpinnya.
Kesuksesan Supriyatno tidak hanya terletak pada karirnya di dunia perbankan, tetapi juga dalam menggabungkan passion-nya dalam seni musik dengan tanggung jawabnya sebagai seorang pemimpin.
Nama Lengkap: Supriyatno
Jabatan: Direktur Utama Bank Jateng
Tempat/Tanggal Lahir: Jogjakarta, 31 Juli 1955
Bangsa/Agama: Indonesia/Islam
Riwayat Pekerjaan:
Tahun 1983:
Mengawali karir perbankan sebagai Staf Divisi/Urusan Dalam Negeri di Bank Dagang Negara.
Tahun 1989 - 1991:
Memperoleh beasiswa studi program MBA di University of Dallas, AS, dengan Jurusan International Management.
Tahun 1992:
Menjabat sebagai Kepala Seksi Perencanaan Strategis Urusan Pengembangan Penelitian di Bank Dagang Negara.
Tahun 1995:
Berperan sebagai Senior Relationship Manager Urusan Perkreditan di Bank Dagang Negara.
Tahun 1999:
Ditugaskan sebagai Co-partner Deutche Bank GA dalam pembentukan Divisi Korporasi Bank Mandiri.
Tahun 2000:
Melanjutkan studi program Doktor pada Program Sains & Doktor Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.
20 Oktober 2008 - 23 April 2014:
Menjabat sebagai Direktur Utama Bank BPD DIY.
29 April 2014-2017:
Diangkat sebagai Direktur Utama Bank Jateng.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




