Kaleidoskop Liga 1: 12 Pelatih yang 'Gugur' di Tengah Medan Pertempuran

AKURAT.CO, Dunia sepak bola Indonesia terutama Liga 1 musim 2023/2024 mengalami dinamika mengejutkan dengan pergantian 12 pelatih kepala hingga pekan ke-24.
Daftar ini mencakup nama-nama besar dan membawa perubahan strategis bagi klub-klub yang berkompetisi.
Hingga pekan ke-24, tercatat sudah dua belas pelatih kepala yang tidak lagi memegang kendali atas tim yang mereka latih di awal musim, baik karena dipecat maupun mengundurkan diri.
Baca Juga: Dari Taruna Nusantara ke Panggung Internasional: Ini Rangkuman Perjalanan Mayor Teddy
Fenomena ini menunjukkan betapa kompetitif dan tak terduganya jalannya kompetisi Liga 1 tahun ini.
Empat tim telah melakukan pergantian pelatih tidak hanya sekali tetapi dua kali, menandakan perubahan strategi dan upaya keras dalam memperbaiki performa tim.
Persebaya, Arema FC, PSS Sleman, dan Persikabo 1973 tercatat telah mengganti juru taktik mereka dalam upaya meningkatkan peluang mereka dalam persaingan.
Dengan tersisa 10 pekan lagi, publik sepak bola tanah air kini bertanya-tanya, apakah akan ada lebih banyak pergantian pelatih yang terjadi? Tim-tim yang berjuang di papan bawah klasemen mungkin akan terdorong untuk membuat keputusan drastis demi kelangsungan mereka di kompetisi elit Indonesia.
Baca Juga: Jelang Semi Final, PSBS Pilih Pemusatan Latihan Di Tangerang
Dari Luis Milla di Persib Bandung yang hengkang di pekan ke-3, hingga Fernando Valente di Arema FC yang berpisah di pekan ke-24, daftar ini mencakup nama-nama besar dalam dunia kepelatihan sepak bola.
Kursi pelatih yang panas ini menunjukkan betapa tingginya ekspektasi dan tekanan untuk mencapai hasil yang memuaskan bagi para penggemar dan manajemen klub.
Gelombang pergantian pelatih ini tidak hanya mempengaruhi dinamika kompetisi tetapi juga berpotensi mengubah hasil akhir klasemen Liga 1.
Dapatkah para pelatih baru ini membawa angin segar dan mengubah nasib tim mereka? Atau akankah mereka menjadi korban selanjutnya dari perputaran cepat pelatih di Liga 1? Waktu akan menjawab.
12 pelatih kepala hingga pekan ke-24. Daftar ini mencakup nama-nama besar dan membawa perubahan strategis bagi klub-klub yang berkompetisi.
- Luis Milla dari Persib Bandung berpisah dengan tim di pekan ke-3, menandakan awal dari serangkaian perubahan pelatih yang akan terjadi.
- Aidil Sharin meninggalkan Persikabo 1973 di pekan ke-4.
- Aji Santoso mengucapkan selamat tinggal kepada Persebaya pada pekan ke-6.
- Putu Gede tak lagi melatih Arema FC setelah pekan ke-7.
- Salvador R mengakhiri tugasnya dengan Persikabo 1973 pada pekan ke-8, menandai pergantian kedua bagi klub tersebut.
- Luis Duran melepas tanggung jawab di Persita pada pekan ke-11.
- Marian Mihail berpisah dengan PSS Sleman di pekan ke-15.
- Pep Gombau dan Persebaya memutus kerja sama di pekan ke-17.
- Emral Abus meninggalkan Bhayangkara FC juga di pekan ke-17.
- Bertrand C tak lagi menangani PSS Sleman setelah pekan ke-19, pergantian kedua bagi klub ini.
- Leonardo Medina dengan Persis Solo mengakhiri kerja samanya di pekan ke-22.
- Fernando Valente menjadi pelatih terakhir dalam daftar ini yang meninggalkan Arema FC di pekan ke-24.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




