Tambah Keindahan Kota Semarang, Dishub Pasang Bollard Sebagai Pembatas Jalan Kerena Lebih Simpel

AKURAT.CO, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memasang bollard di sejumlah ruas jalan protokol ibu kota Jawa Tengah.
Pemasangan bollard ini untuk mempercantik estetika kota sekaligus keamanan para pengendara.
Baca Juga: Mbak Ita: Proses Pembangunan Tanggul Laut di Semarang Capai 62 Persen
Plt Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, beberapa ruas jalan di Semarang yang telah dipasang bollard antara kain Simpang Papandayan, Jalan Pemuda mulai Simpang Gendingan - Simpang Agus Salim, dan Jalan Ahmad Yani mulai Simpanglima - Simpang Mangunsarkoro.
"Upaya kami memasang pembatas jalan tapo juga upaya estetika kotanya tidak monoton. Di samping itu, keselamatan lalu lintas dapat, kotanya cantik," terangnya, Jumat (12/1/2024).
Bollard yang terpasang tersebut, lanjut Danang, bersifat permanen.
Sehingga, tidak bisa digeser oleh pengendara.
Pihaknya berencana menambab di sejumlah ruas. Menurutnya pemasangan bollard sebagai pembatas jalan lebih simpel dibanding dengan median fisik.
Baca Juga: Ambisi Persip Pekalongan di Final Liga 3 Jateng: Tak Sekedar Menang, Tapi Naik ke Liga 2
Dari sisi keamanan, reflektor menyala pada malam hari sehingga aman untuk pengguna jalan.
"Median fisik itu lebar. Supaya tidak mengurangi badan jalan, kami ganti bollard," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








