Awan Panas Guguran Merapi, Warga Diimbau Waspada Abu Vulkanik

AKURAT.CO, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTKG) melaporkan terjadinya awan panas guguran di Gunung Merapi pada tanggal 8 Desember 2023, pukul 14:46 WIB.
Arah angin yang bertiup ke utara menyebabkan penyebaran abu vulkanik ke beberapa wilayah di sisi barat laut dan utara Gunung Merapi.
Sebagai tindak lanjut dari fenomena ini, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di daerah potensi bahaya.
Baca Juga: Nataru 2023 di Tlogo Resort dan Goa Rong View: Promo Spesial dan Pesta Durian
Selain itu, warga diharapkan untuk mengantisipasi gangguan yang mungkin terjadi akibat abu vulkanik.
Imbauan ini dikeluarkan sebagai bagian dari status #merapisiaga yang telah diterapkan.
Hujan abu vulkanik sebagai dampak dari erupsi Merapi sore hari ini telah dilaporkan di beberapa daerah, termasuk:
- Klakah, Boyolali
- Tlogolele, Boyolali
- Selo, Boyolali
- Babadan, Magelang
- Jrakah, Boyolali
- Dukun, Magelang
- Stabelan, Boyolali
Warga di daerah-daerah tersebut diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gangguan lebih lanjut.
BPPTKG juga menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker atau pelindung lainnya untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.
Baca Juga: Aksi Bersih-Bersih TNI dan Komunitas Rembang Antisipasi Banjir di Musim Penghujan
Otoritas setempat telah berkoordinasi dengan BPPTKG dan instansi terkait lainnya untuk memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat.
Seluruh elemen masyarakat dihimbau untuk mengikuti arahan dari pihak berwenang dan siap mengambil langkah-langkah pencegahan bila diperlukan.
Pemerintah daerah setempat juga telah mengaktifkan pos-pos pengamatan dan siaga bencana untuk merespons cepat terhadap perkembangan situasi.
Koordinasi dengan BPPTKG dan instansi terkait lainnya terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat sekitar Gunung Merapi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




